Membuka Tirai Kebenaran

Geliat Bulan Ramadhan, PSHT Gemolong Perbanyak Kegiatan Positif Bagi Takjil Dan Donor Darah

2 min read
Saat kegiatan donor darah

LintasIndoNews.com | Sragen –Perguruan Pencak Silat, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Gemolong Cabang Sragen Provinsi Jawa Tengah Pusat Madiun Jawa Timur, dengan mengenakan baju kebesaran PSHT khas warna hitam, ratusan warga PSHT menggelar aksi sosial bagi-bagi takjil dan donor danah di Gemolong, Sabtu (8-05-2019).

Para peserta yang hadir dalam donor darah

Ratusan Warga PSHT Turun ke jalan dan masjid membagikan bikisan takjil kepada pengguna jalan dan di masjid terdekat.

Sutarso sebagai wakil ketua ranting gemolong mengatakan, pihaknya membagi- bagikan takjil kepada masyarakat yang ada di jalan dan masjid sekitar.

Saat mendengarkan paparan dari Pj. Kades Kaloran

” Ada 600 bikisan takjil yang kami serahkan kepada warga pengguna jalan dan yang di masjid,” Kata dia.

Sutarso juga menuturkan, aksi sosial PSHT di bulan ramadhan ini tidak hanya bagi-bagi takjil saja. Namun malam harinya PSHT juga mengadakan bakti sosial donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Sragen.

Donor darah ini di lakukan secara bersama dengan anggota warga PSHT. Hal ini di lakukan bakti sosial donor darah sudah yang ke 5 kalinya, dan selalu bekerja sama dengan PMI kab Sragen.

Kegiatan donor darah malam hari yang juga di hadiri Pj. kepala Desa Kaloran Iwan Ahmad Fajar Suryanto S.E, Polsek, Koramil Gemolong, donor darah di tempatkan di Dukuh Sentulan RT 14 Desa Kaloran Kecamatan Gemolong.

Irwan Kepala Desa yang Pj saat Desa mengalami kekosongan Kades definitif ini, menyampaikan banyak terima kasih kepada warga PSHT, yang mana bakti sosial Donor darah ini di tempatkan di dukuh Sentulan, yang notabene warga desa kaloran banyak yang menjadi anggota PSHT.

Menurut dia, sebenarnya kegiatan yang semacam ini berdampak positif yang sangat harapkan, andai nanti ada perhatian dari pemerintah.

” Terutama pemerintah kabupaten sebagai pengembangan ketahanan, yang sifatnya kegiatan amal kemasyarakatan mungkin bisa di masukan dalam anggaran, nanti kita usulkan kepada pemerintahan dengan harapan bisa terealisasikan,” Pungkasnya.
(Heri/edot)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.