Membuka Tirai Kebenaran

Film Bintang Ketjil, Mendidik Kasih Sayang Orang Tua dan Anak

2 min read

LintasIndoNews.com | Surakarta, Nobar (Nonton Bareng) film bintang Ketjil di CGC Transmart  Solo, garapan sutradara maestro Wim Umboh dan Brian diproduksi tahun 1963 ini di restorasi kembali di tahun 2019. Memperjuangkan nilai-nilai kehidupan tidak terpenggal antara orang tua. Dan anak. perjuangan antara orang tua dan anak. Selasa (13/8).

Pimpinan Institut Rektor ISI dr.Drs. Guntur. M.Hum Surakarta

“Di era digital film ini mengingatkan menjadi cermin kita semua instropeksi antara anak dan orang tua bahwa anak tidak hanya menginginkan harta, Kebutuhan anak seperti apa? Kita hadir menyemangati anak, setiap hari, “Jelas Pimpinan Institut Rektor ISI dr.Drs. Guntur. M.Hum Surakarta

Lanjut Guntur, Harapan ke depan masih banyak film-film menjadi wahana dan
masih banyak film bagus, kualitas bagus banyak yang rusak. Saya kira kementerian film Dan puslitbang bekerja dengan ISI Surakarta, ” ungkapnya.

Menjaga film yang rusak melalui program hasil restorasi
Pada prinsipnya ISI surakarta sebagai mitra , eksekusi apa yang menjadi mitra di direct utama flm dan siap diajak kerjasama, kadar kerusakan seperti apa.

Arifin Kepala Bidang Apresiasi Tenaga Perfilman Pusat

Sementara Arifin, Kepala bidang Apresiasi  Tenaga Perfilman Pusat, pengembangan perfilman kementerian dan kebudayaan pengembangan
Dengan ISI bekerja sama selama 20 tahun.

Menurutnya, ISI yang kedua, Restorasi film mawar berduri, dara dan doa. Mempublikasikan hasil restorasi Film film yang perlu diselamatkan karena punya nilai sejarah, untuk Film bintang ketjil mendidik anak berkasih sayang kepada orang tua, hormat kepada orang tua dari sisi materi yang bagus dan cukup biaya.

“Bahwasannya di tahun 1960an kita bisa angkat Kita belum punya tempat yang layak, sudah ada yang di restorasi film film kendalanya itu, sekarang baru ada sinematex. Hanya disimpan saja belum semua dipublikasikan. Kita bekerjasama dengan PFN tentang perkerata apian pada zamannya . Dukomentasi lebih bagus.  Film nobar dan wokhsop juga ada SMK 7 kerjasama dengan pecinta film,” ujarnya. (Suci)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.