Membuka Tirai Kebenaran

Antisipasi Kenaikan Harga Sembako, Forkopimda Sidak Pasar Di Sragen

2 min read
Saat sidak di pasar tradisional

LintasIndoNews.com | Sragen – Rabu 22 Mei 2019. Memasuki bulan puasa dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, Bupati Sragen dr.Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno SE, Dandim 0725/Sragen Letkol Kav Luluk Setyanto, M.PM, Wakapolres Sragen Kompol Saprodin, Kadisperindag, Kasatpol PP dan Kadiskominfo Kab.Sragen melaksanakan sidak harga sembako di pasar tradisional maupun swalayan. Rabu (22/5).

Forkopimda pertama kali mendatangi Pasar Gemolong, rombongan langsung mengecek stok sembako dan harga sekaligus masa kadaluarsanya selanjutnya pasar bunder dan swalayan Mitra.

” Dalam sidak pasar ini tidak menemukan adanya bahan kebutuhan makanan ataupun bahan lainnya yang dilarang peredarannya maupun bahan makanan ataupun minuman yang kadaluarsa. Secara umum dari Sidak ini tidak ada makanan atau bahan lainnya yang masa kedaluarsanya habis,” ungkap Bupati.

Sidak pasar dilakukan guna memantau harga kebutuhan pokok masyarakat saat bulan puasa dan menjelang hari raya Idul Fitri. Bupati Sragen beserta rombongan dalam sidak ini menyinggahi beberapa toko atau kios dan juga lapak yang menjual berbagai macam bahan pokok diantaranya penjual telur, penjual beras, penjual bumbu dapur seperti bawang merah bawang putih, gula, garam dan juga penjual daging ayam potong.

” Kami akan terus pantau agar kondisi harga ini tetap stabil, stok sembako tercukupi selama Ramadhan dan Idulfitri 1440 H, sehingga masyararakat dapat menjalankan ibadahnya dengan baik dan tidak timbul keresahan masyarakat,” ujar Bupati.

Komandan Kodim 0725/Sragen Letkol Kav Luluk Setyanto, M.P.M menyampaikan bahwa kondisi harga sembako sangat berpengaruh pada pertahanan wilayah.Dia menerangkan, apabila harga-harga mengalami kenaikan yang signifikan akan mengakibatkan keresahan masyarakat dan berdampak pada keamanan wilayah.

” Untuk itu kami bersama Forkopimda selalu melakukan pemantauan agar harga sembako tetap stabil dan masyarakat tenang, sehingga Kab Sragen selalu dalam keadaan kondusif,” terang Dandim.

Masih lanjut, Pemantauan tersebut dilakukan agar dapat melalukan antisipasi secara dini apabila terjadi lonjakan harga sembako serta memahami apa penyebabnya, sehingga dapat dilakukan langkah-langkah secara cepat dan tepat bersama unsur terkait, jelas Dandim lagi. (Heri/hms kodim)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.