Membuka Tirai Kebenaran

Asmin Pemdes Lameuru Maju Utamakan Transparansi Penggunaan Dana Desa

2 min read
Asmin Kades Lameuru

LintasIndoNews.com | Konawe Selatan — Sejak Asmin menjabat sebagai Kepala Desa (kades) Lameuru Kecamatan Ranomeeto Barat Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara, menggu, (5/05/19).

Berpose bersama warga

Dalam menjalankan kepemimpinannya melibatkan seluruh elemen terkait dalam setiap pengambilan keputusan sebab menurutnya, keputusan yang telah diambil dalam rapat musyawarah tentu lebih baik ketimbang keputusan secara individu, setiap pemerintah desa masing-masing memiliki strategi dalam kepemimpinannya.

Demikian halnya Asmin dalam menjalankan roda kepemimpinannya, ia selalu mengacu pada hasil musyawarah dengan melibatkan toko masyarakat dalam hal perencanaan program.pembagunan yang akan dicanangkan kedepan, sebab menurutnya kemajuan pembagunan dapat dicapai tidak terlepas dari dukungan masyarakat.

Asmin kades lameuru mengungkapkan kepada awak media program pembagunan yang merupakan skala prioritas pada anggaran tahun 2018 yang telah di rampungkan.

Selanjutnya Tim pengelolah kegiatan ibu nani ketua (TPK) & bendahara desa Feri Apriyanto Program Dana desa lameuru Pembangunan rumah tidak layak huni RTLH (9 unit) Anggaran. Rp.343.524.400, Pengadaan jaringan internet Desa (1unit) anggaran. Rp.18.000.000, Pengadaan soaudsystem (1 unit), Anggaran Rp. 9000.000, Pembagunan Sumur Bor (1unit), Anggaran Rp. 32.428.900 Pembagunan Gedung posyandu dengan ukuran 6x 8 (1unit). Anggaran.Rp.167.418.700, Pengadaan Mesin Obras (1unit) anggaran Rp.2.000.000.

Menurutnya, Apa yang telah di laksanakan semua itu tidak terlepas dari kerja sama dari aparat pemerintah yang sama sama membantu merencanakan program yang sudah 100% di Desa Lameuru ini, ungkapnya. Kades.

Ia menambahkan, semua ini akan lakukan secara transparan sesuai rapat kesekapatan, ” kita terbuka, masyarakat juga bisa ikut mengawasi pembangunan,”jelasnya.

Masih menurut Asmin, untuk pembangunan posyandu dan bangunan tertentu dia buat sebaik mungkin, karena Posyandu ini menjadi bagian kebutuhan masyarakat.

“Apa yang sudah di bangun dapat di manfaatkan masyarakat sebaik mungkin. Intinya apa yang dibuat untuk masyarakat, bisa digunakan sebaik mungkin saat di bangun ini, sudah selesai,”pungkas Asmin. (Edison)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.