Membuka Tirai Kebenaran

Awal mula Mas Kunto Mengenal Desa Kunti, Begini Ceritanya!

3 min read

Mas Kunto saat bincang - bincang dengan masyarakat desa kunti

Mas Kunto (kemeja putih) saat berbincang -bincang dengan Warga Desa Kunti, Rabu (28/8).

LintasIndoNews.com | Boyolali, Pria ini begitu bersahaja, cakap dalam penyampaian dan berintegritas. Ia mampu membuat inovasi – Inovasi baru, bisa menjaga hubungan baik satu sama lainya dalam lingkungan masyarakat.

Dan tentunya, bisa bekerja sama untuk menyelesaikan tugas atau kegiatan yang menuntut kekompakan dan kerja sama yang baik, mempunyai kepekaan hati dan perasaan untuk selalu memberi tempat untuk orang lain di dalam hati. Wajar jika koleganya banyak dari para akademis dari Perguruan tinggi ternama. Yakni para Profesor yang banyak memiliki keahlian.

Dia adalah Mas Kunto atau lebih familiar dengan nama panggilan Pak Po, Pria  yang lahir dari kalangan keluarga sederhana (Ayah seorang Polisi) ini, kini ia rajin berkiprah di bidang sosial kemasyarakatan. Kunto terlahir sebagai anak sulung dari pasangan S. Pamudji dan Sri Suparmi, memiliki enam bersaudara dan ia adalah kakak dari Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah saat ini.

Baca Juga: Rembug Gayeng Bersama Mas Kunto di Desa Kunti, Kembangkan Potensi Budidaya Pohon Pisang

Saat Bincang – bincang dengan media ini, di sela acara “Rembuk Gayeng Bersama Mas Kunto”, Rabu (28/8). Kunto bercerita panjang lebar tentang ketertarikan dengan desa kunti. Penghobi Balapan Kuda ini, memiliki peliharaan Kuda, mungkin melalui firasat kuda inilah yang akhirnya Kunto memiliki ikatan batin dengan desa Kunti.

“Saat itu kuda saya sedang hamil, dan jika anak kuda itu cowok yang wajib memberi nama aku serahkan ke perawat kuda saya, namun jika cewek saya yang memberi nama, alhamdullilah 7 April lalu lahir cewek, ya aku kasih nama  Dewi Kunti, ” Candanya kepada rekan media.

Atas dasar itulah akhirnya Tuhan memberi jalan, dan dewi fortunapun hinggap di desa Kunti ini, akhirnya Kunto bisa mengenal Desa Kunti dengan cerita yang cukup panjang.

“Mungkin kedepan akan ada produk lokal di desa ini dengan merk Kunto Kunti, ” Guraunya sambil tertawa lepas.

Dari awal hingga Kunto terjun dan mengenal desa kunti, saat Pilkades hingga mengadakan kegiatan rembuk gayeng ini, Kunto sudah lama bersahabat baik dengan Gatotkoco Suroso Penulis Buku Ganjar Pranowo, namun Kunto belum mengetahui pasti potensi desa Kunti.

Di sisi lain, ada cerita yang tak kalah menarik sebelum Kunto mengetahui potensi desa Kunti, sebut saja Muhbib Elbaits biasa di sapa Ubib warga Mojo, Andong, Boyolali, tanpa sengaja mengenal dengan sorang petani bernama Ari yang memiliki sumur dengan kedalaman 121 meter, lebar 4 Cm dan kedalaman sibel 60 meter, petani tersebut menjual jasa untuk mengairi pematang sawah di sekitarnya.

Baca Juga: Datangkan Ahli Bidang Pertanian di Desa Kunti, Kunto: Para Ahli Yang Kami Hadirkan Tanpa di Pungut Biaya

Dan akhirnya di inisiasi oleh Gatotkoco Suroso dan Kunto, mengadakan sosialisasi dengan mengundang para pakar ahli dari UGM, tokoh masyarakat serta Ormas yang di sponsori CV. Maju Bersama Kita bergerak di bidang Pupuk Pertanian.

Kemudian acara ini terealisasi, namun sebelumya tim Rembuk Gayeng meninjau sumber air di beberapa Dukuh di Desa Kunti, antara lain Dukuh Cangap dan Sawit, disaat kemarau masih ada sumber air yang melimpah , Kunto sangat tertarik untuk mengkajinya dan menjadikannya wisata air.

“Informasi mengenai sumber air di Dukuh Cangap dan Sawit , Mas Kunto mendapat informasi dari dokumentasi yang saya kirim berupa video dan foto, dengan melihat video tersebut Mas Kunto sangat antusias, ” Urai Ubib.

Lebih dalam, Ubib juga ingat kata-kata Mas Kunto, sebelumnya sempat mengatakan ke masyarakat kunti “Sopo ngerti wolak walike jaman Desa Kunti bakal enek waterboom (Siapa tahu tahun berganti tahun Desa kunti akan ada waterboom)“.

“Ibarat pucuk di cinta ulam pun tiba, ketika beliau mendengar informasi mengenai sumber air tersebut, ” Kata Ubib lagi.

Dalam pengakuan Ubib, awal mula dia mendapat info sumber air tersebut, Ubib mendapat info dari Bowo Warga Kunti selaku sahabatnya, lalu ubib meminta teman satu medianya (LintasIndoNews – media ini), yakni Edot untuk disampaikan Mas Kunto, singkat cerita Edot memberikan nomer telpon milik ubib ke Mas Kunto, dan langsung menelpon ubib, dari situlah semua pembahasan dimulai.

“Kedatangan Mas Kunto kali ini tidak semata untuk melihat sumber air, akan tetapi memberikan bimbingan ke masyarakat Kunti mengenai penanaman pisang, ” Jelasnya.

Masih apa kata Ubib, Mas Kunto memfokuskan Desa kunti menjadi sentra pisang, yang nantinya akan dijadikan tepung dan dari tepung tersebut akan ada banyak pengolahannya seperti campuran susu.

“Harapan saya Mas Kunto bisa menjadi leader dan memberi motivasi yang terbaik untuk Desa Kunti, kelak Desa Kunti menjadi Desa yang makmur dan terbebas dari jeratan para rentenir, ” Pungkas redaktur media Lintas Indo News ini penuh harap. (Tim)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.