Membuka Tirai Kebenaran

Bakal Calon Bupati Klaten Dr Nanik Herawati, MHum, Nyatakan Bangga Indonesia Menjadi Dewan HAM PBB

2 min read

LINTASINDONEWS.com, KLATEN –Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) hari ini, Selasa (10/12/2019), bagi Bakal Calon Bupati (Bacabup) Klaten, Dr Nanik Herawati, MHum menjadi momentum membanggakan. Kesamaan hak dan mewujudkan rasa keadilan di masyarakat menjadi cita-citanya sejak kecil.

Cita-cita itu akan diwujudkan saat dirinya dipercaya masyarakat Kabupaten Bersinar menjadi Bupati Klaten periode 2020-2024.

Mantan Koordinator Lapangan (Korlap) Relawan Mitra Jokowi (MiWi) ini, menyatakan bangga keberadaan Indonesia di mata dunia.

“Saya bangga bahwa Indonesia menjadi anggota Dewan HAM PBB, Inilah bukti kerja nyata pemerintahan bapak Joko Widodo, saya sangat mengapresiasi,”tegas Nanik kepada wartawan.

Nanik pun mengimplementasikan kebebasannya dan aktif dalam kegiatan sosial, seni dan budaya, menulis puluhan buku, dan turut terjun langsung menjadi sukarelawan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pilpres beberapa waktu lalu.

Istri Dirut Intan Pariwara Edy Purwono menjelaskan dirinya nanti akan membuat kebijakan yang berguna dan bermanfaat bagi masyarakat, serta menyelenggarakan pemerintahan bersih, mengayomi, dan jujur agar kesejahteraan masyarakat bisa meningkat.

Ia menginginkan kesejahteraan dan keadilan masyarakat di Kabupaten Klaten bisa terwujud, dan akan mengkomunikasikan antara pemerintah dengan rakyat melalui berbagai program kerja.

“Perlu ada peningkatan sumber daya manusia, lapangan pekerjaan, dan kemudahan izin bagi para pengusaha yang memihak rakyat,” katanya.

Menurutnya, hak dan kewajiban warga negara Indonesia tercantum dalam pasal 27 hingga 34 UUD 1945. Secara tegas pasal 28J ayat 1 dan 2. Ayat 1 berbunyi “Setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara”.

Ayat 2 berbunyi, dalam menjalankan dan melindungi hak asasi dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain, dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral.

Hak asasi manusia lahir sebagai penghormatan terhadap individu. Setiap orang memiliki kedudukan, hak, dan kesempatan yang sama dalam setiap hal.

Kontributor: Joko Blontank

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.