Membuka Tirai Kebenaran

Berbagi Sembako di Dusunya Sendiri, Muda-Mudi Karangtaruna Desa Genengduwur Berswadaya

2 min read

Muda Mudi Karang Taruna kusuma Sendangkarang RT 8 Desa Genengduwur berbagi sembako di Dusunnya sendiri. Jumat, (15/5/2020).

Aktifitas dimulai Pada pukul 09.00 WIB, Harapannya, bisa meringankan beban warga dusunnya di tengah pandemi Covid-19.

Kegiatan ini diadakan setiap tahun sekali di bulan ramadhan, namun biasanya hanya giat berbagi takjil. Beda dengan ramadhan kali ini kegiatan kami alihkan dengan pembagian sembako diambil dari dana kas karangtaruna serta dari sumbangan beberapa anggotanya.

Ide ini pun di gagas oleh suci putri dari ketua RT 8 dusun sendangkarang dan beberapa pengurus, kemudian koordinasi dengan ketua karangtaruna.

Ketua karangtaruna Adiat Santoso, mengatakan, menjadi bagian dari solusi mengatasi pandemi Covid-19 adalah penting. Namun, membangun kepekaan dan solidaritas sosial adalah satu hal yang sangat diperlukan dalam situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

“Untuk itu, di tengah situasi yang begitu pelik saat ini semua harus tampil menyemangati yang lain. Dengan begitu, warga yang terdampak wabah tetap bisa optimis menatap kehidupan, “ujar pria yang biasa di dapat Edot ini.

Lebih jauh, dalam proses pembagian bantuan sembako, kami (panitia) sepakat menggunakan system door to door Sesuai protokol kesehatan dan maklumat. Seperti halnya memberi sambil juga mengenakan masker.

” Sebelum menyerahkan kepada yang berhak disantuni, kami seluruh karangtaruna kusuma membahasnya hanya melalui grub whatsApp langsung melalui proses pendataan, kali ini kami targetkan untuk janda dan lansia di dusun kami sendiri sendangkarang RT 8 khususnya, “jelasnya.

Masih apa kata Edot, Bertepatan di bulan ramadhan namun dampak corona, sudah menghantam berbagai sektor. Dari ranah kesehatan menggelinding ke sektor ekonomi. Kondisi tersebut, secara otomatis membuat sektor ekonomi terpuruk. Dari situlah karangtaruna kusuma bhakti berinisiatif baksos sembako sebagai pengganti kegiatan sosial bagi takjil yang setiap bulan puasa kami lakukan.

“Dibutuhkan kerjasama semua pihak untuk memutus rantai penyebaran virus corona. Kita harus bersatu melawan corona. Solidaritas sosial juga harus kita gelorakan. Yang memiliki kelebihan secara ekonomi, harus membantu yang kekurangan,” pungkas edot. (Red)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.