Membuka Tirai Kebenaran

Bikin Kaget, KPK Ungkap Pengembangan Kasus Romahurmuzy, Ini Hasilnya!!

2 min read

Hasil Mengejutkan Diungkapkan KPK dalam Pengembangan Kasus Romahurmuziy

Ketum PPP Romahurmuziy. © 2018 Merdeka.com/Nuryandi

LintasIndoNews.com | Jakarta – Dalam beberapa hari ini, publik dikejutkan dengan ditangkapnyaRomahurmuziy oleh Komisi PemberantasanKorupsi (KPK). Rommy diambil lantaran diambil menerima suap sebesar Rp 300 juta terkait seleksi kepemilikan di Lingkungan Kemenag tahun 2018-2019.BACA JUGA

KPK memegang dan menjadikan Romahurmuziy sebagai tersangka. Tak sampai di situ, KPK terus melakukan penelusuran. Dari penelusuran itu, KPK mengungkap hasil petualangan. Berikut ulasannya:1 dari 4 halaman

Temukan Uang Ratusan Juta

Dalam kasus suap mantan Ketum PPP Romahurmuziy, KPK terus melakukan pengembangan. KPK juga menggeledah kantor Kementerian Agama. Salah satu ruangan yang digeledah adalah ruang kerja Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin.

Dalam penggeledahan itu, KPK mencari uang juta dalam bentuk dolar dan rupiah. KPK kemudian menyita uang tersebut.

“Kami menemukan kemudian disita juga dari dalam ruangan. Agama mengeluarkan uang dalam bentuk Rupiah dan dolar dengan nilai seratusan juta rupiah,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK.2 dari 4 halaman

Rumah Rommy Digeledah, Sita Sebuah Laptop

Tak hanya Kantor Kemenag dan DPP PPP, KPK juga menggeledah rumah mantan Ketum PPP Romahurmuziy di Condet, Jakarta Timur. Penggeledahan ini dilakukan dalam kerangka yang lebih baik dalam kasus suap, beli posisi yang menjerat Romi.

Tak banyak yang disita dari rumah Romi. KPK hanya menyita barang bukti elektronik berupa laptop dari penggeledahan itu. “Selain menggeledah di kantor Kemenag dan DPP PPP, setelah itu juga ditugaskan penggeledahan di rumah RMY di Condet,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Amankan Sejumlah Dokumen

Selain ruang kerja Menag, KPK juga menggeledah dua ruangan lainnya di gedung Kemenag, yaitu ruang Sekjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan dan ruang Kepala Biro Kepegawaian.

Dari ruangan tersebut, KPK mengamankan sejumlah dokumen terkait proses seleksi kepegawaian, baik bagaimana tahapannya dan juga hasil seleksi dari kepegawaian tersebut. Selain itu, diamankan juga dokumen-dokumen terkait hukuman disiplin yang diberikan pada salah satu tersangka Haris Hasanuddin (HRS) yang kemudian dipilih sebagai Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur.4 dari 4 halaman

KPK Sita Uang Ratusan Juta Saat OTT

Saat operasi tangkap tangan (OTT) mantan Ketum PPP Romahurmiziy di Surabaya, KPK menyita uang Rp 156.758.000. Uang tersebut merupakan pelicin untuk lelang jabatan kepala kantor wilayah Kemenag Jawa Timur.

Selain Rommy, sapaan Romahurmuziy, KPK juga menangkap HRS (Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jatim), MFQ (Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik), ANY (asisten Rommy), AHB (Caleg DPRD dari PPP) serta S (sopir MFQ dan AHB).

“Total uang yang diamankan tim KPK berjumlah Rp 156.758.000,” kata Wakil Ketua KPK Laode Syarief.

(mdk/has)

Sumber: merdeka.com

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.