Membuka Tirai Kebenaran

Bintoro Adi Saputro, ST Kades Slogo, Tunjukkan Transparansi Bantuan provinsi, Desa Lain Wajib Mencontoh

2 min read

Bintoro Adi Saputro, ST Kades Slogo, Tunjukkan Transparansi Bantuan provinsi, saat di lokasi

LINTASINDONEWS, SRAGEN – Masih Muda, bertalenta, kapabel dan berdedikasi yang tinggi namun rendah hati dan bersahaja. Kades Slogo Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen Bintoro Adi Saputro, ST kini menjabat dua periode, ia terpilih lagi saat Pilkades serentak tanggal 26 September 2019 lalu.

Saat maju Pilkades ia berpasangan dengan sang Ibunda (tak ada lawan politik), sikap transparan dan rajin mewujudkan cita -cita desa berkembang, membuat warganya enggan untuk ikut ajang Pilkades.

Seperti saat tim bincang – bincang dengan salah satu warga desa slogo di area pertanian, yang namanya tidak mau di sebut menyatakan rasa kepuasan dalam pemerintahan yang di pimpin Bintoro.

“Kades saya itu orangnya baik kok mas, rajin mencari terobosan dan sepertinya tak kenal lelah, apalagi dalam kegiatan sosial meskipun masih muda namun mampu ngayomi warga, arep pilih pemimpin sing koyo opo maneh to mas? (mau cari pemimpin yang seperti apalagi to mas?), “terang kakek ini dengan mata berbinar.

Benar saja, saat tim bertandang di kantor desa Slogo, Bintoro sedang berada di kantor dengan melayani kebutuhan warga. Saat itu dia menyambut tim dengan ramah dan bersahabat, meski masih sibuk namun tetap melayani kami untuk bertemu. Kamis (6/2).

Saat di wawancarai seputar perkembangan desa, Bintoro hanya ingin desanya maju dan berkembang serta bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat menjadi lebih baik lagi. Dia memberi contoh, jika infratuktur berjalan secara transparan dan baik, niscaya pembangunan itu akan berdampak positif bagi warganya.

“Semua kami kerjakan sesuai petunjuk dan teknis, serta masyarakat ikut terlibat langsung, ” Jelas Kades penghobi sepak bola ini.

Masih kata dia, saat ini ingin membenahi sarana olahraga seperti lapangan sepak bola, dengan harapan para pemuda bisa berbuat yang positif.

“Bisa di cek dan silahkan ambil gambarnya di setiap pekerjaan yang kami laksanakan, monggo saya antar, “ungkap Bintoro.

Perlu di ketahui, Desa Slogo di tahun 2019 mendapat bantuan provinsi di tiga titik. Saat Bintoro mengantar kami ke lokasi pekerjaan, papan nama masih terlihat berdiri kokoh di lokasi, dan prasasti juga sudah terpasang dengan sempurna. Jalan pengecoran sesuai spek baik panjang, lebar dan tingginya.

Untuk titik lokasi pertama yang kita datangi dukuh karangtanjung RT 13, tampak prasasti dan papan nama kegiatan tertulis pengecoran jalan panjang 310 m x lebar 3,5 m  x tinggi 0,12 m,  dengan nilai anggaran 150 juta,  Bankeu prov TA 2019.

Sementara untuk titik lokasi kedua dukuh karangtanjung RT 15 tertera pengecoran jalan, dengan nilai 200 juta, volume panjang 452 m x Lebar 3,5 m x Tinggi 0,12 m,  Bankeu Prov TA 2019.

Sedangkan dukuh jambean RT 19 dan 20 terlaksana pengecoran jalan pula,  volume panjang 452 m x lebar 3,5 x 0,12 m, nilai 200 jutajuta,  Bankeu  Prov TA 2019.

Diakhir perbincangan, Bintoro menyampaikan jika dalam membangun desa tidak ada sikap transparan, mustahil desa akan cepat maju dan berkembang.

“Untuk itu yang kami laksanakan hanya berpedoman sesuai aturan, dan sesuai petunjuk teknis, ” Pungkasnya. (Tim)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.