Membuka Tirai Kebenaran

Bupati Konsel Lakukan Peletakan Batu Pertama Pasar Margacinta – Moramo.

2 min read

Saat peletakan baru pertama

LintasIndoNews.com | Konawe Selatan -Bupati Konawe Selatan (Konsel), H. Surunuddin Dangga, ST., MM di dampingi Wakil Bupati, Dr. H. Arsalim Arifin, SE.,M.Si melaksanakan peletakan Batu Pertama Revitalisasi Pasar Rakyat Desa Marga Cinta Kecamatan Moramo, Kamis, (8/8/2019)

Pembangunan pasar bersumber dari dana APBN Kemenperindag Tahun 2019 sebesar -/+ 3 Milyar dengan waktu pelaksanaan selama 150 hari kalender terhitung sejak diresmikan oleh Bupati.

Turut hadir dalam acara, Sekretaris Daerah (Sekda) Konsel, Ir. Drs. H. Sjarif Sajang, M.Si, Ketua TP-PKK, Hj. Nurlin Surunuddin, SH, Ketua DWP, Hj. Ariyati Sjarif, SKM, Kadisperindag, Sitti Chaddijah, Camat Moramo, Saribana, Kabag Humas, Muh Taufik Amin Lar dan pimpinan OPD lainnya.

Dalam sambutannya, Surunuddin menyampaikan harapannya, sekiranya dengan adanya pembangunan dan revitalisasi pasar di Desa Margacinta, nantinya dapat meningkatkan kapasitas pembeli dan penjual yang jauh lebih besar, sejalan naiknya tingkat perekonomian.

“Semoga dengan adanya pasar ini, dapat lebih menopang perekonomian dan meningkatnya tingkat kesejahteraan masyarakat setempat, sehinga dengan itu setiap keinginan warga dapat terpenuhi dengan sendirinya, baik untuk pendidikan, kesehatan maupun kebutuhan lainnya,” ujar Surunuddin.

Penyediaan pasar ini tak lepas dari realisasi komitmen saya sewaktu kampanye beberapa tahun lalu, sambungnya, yang menjanjikan akan membangun pasar  yang lebih representatif, termasuk akan menunaikan seluruh janji politik hingga masa jabatan yang akan berakhir tahun depan.

Dikesempatan itu, Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap mendukung program kerja yang telah dan akan dicanangkan, serta menghimbau agar selalu menjaga kestabilan dan keamanan daerah dengan menghindari penggiringan opini yang kurang baik.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat atas dukungannya terhadap kinerja pemerintah dalam membangun daerah, sekaligus berpesan agar menghindari dan tidak ikut membesar-besarkan isu putra daerah yang arahnya mengkotak-kotakkan masyarakat yang notabene kita semua adalah satu dalam bingkai NKRI, yang nantinya dapat mengganggu stabilitas ketertiban bermasyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam laporannya, Kadisperindag Konsel, Hj. Sitti Chadijjah, menjelaskan bahwa pembangunan pasar anggaran tersebut bersumber dari dana perbantuan Kemenperindag sebesar -/+ 3 M, yang didalamnya terdapat 9 kios, 98 lods, dan di lengkapi fasilitas toliet, mushola, tempat tera ulang, persiapan atm, termasuk tempat menyusui ibu, yang nantinya akan dimamfaatkan kurang lebih 200 pedagang.

Dimana, ungkapnya, atas dukungan Bupati sejak 2017 – 2019, pasar yg telah dibangun baik dari dana tugas Pembantuan, DAK, maupun APBD sebanyak 12 pasar, dengan total nantinya termasuk rencana pembangunan Tahun 2019, yakni 22 pasar. Yang mana tahun ini akan dibangun di Desa Wuura dan Marga cinta serta 6 tempat berbeda yang bersumber dari dana DAK dan APBD.

“Ini bertujuan untuk lebih memudahkan masyarakat dalam memasarkan hasil pertanian perikanan, dan lainnya, dengan tujuan meningkatkan perekonomian dan pendapatan masyarakat desa, bagian untuk mewujudkan Desa Maju Konsel Hebat,” tandas Chaddijah. (Edison)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.