Membuka Tirai Kebenaran

Desa Kadipiro Membangun Infrastruktur Dengan Skala Prioritas

2 min read

Larsito, S.Pd Kades Kadipiro saat mendapat kunjungan bupati di desanya

SRAGEN, Kini warga desa Kadipiro kecamatan jumapolo kabupaten karanganyar, melalui struktur yang ada telah menjalankan pembangunan desanya. Bermodalkan ADD, DD dan PAD selain asset dan potensi yang ada di desa Kadipiro, kini wajah desa semakin menggeliat cantik dan mempesona.

Konsep yang di jalankan Larsito, S.Pd selaku Kades Kadipiro, membangunan desa sesuai kebutuhan dan sebagian besar mengutamakan skala prioritas, dengan target yang ingin dicapai. Inilah konsep membangun desa yang di jalankan Larsito.

Dalam hal ini, Larsito menjadi tahu bagaimana cara desa membangun, dengan memiliki banyak keunggulan. Untuk itu warga desa menjadi terlibat dalam proses membangun desanya.

“Sudah hampir 90 persen pembangunan terpenuhi untuk infrastrukturnya, ” Urai Larsito.

Inilah paradigma dalam membangun desa, memungkinkan warga desa menentukan sendiri prioritas dan visi pembangunannya sendiri karena keputusannya dilakukan dalam Musyawarah Desa.

“Antusias warga sangat tinggi dalam membangun desa, untuk untuk itu konsep keriting rombongan masih ada, “ungkapnya.

Lebih jauh, Larsito juga menilai meski sama-sama membangun ruas jalan atau infrastruktur misalnya, hasilnya bakal berbeda karena partisipasi warga desa bakal membuat manfaat program menjadi jauh lebih besar.

” Semoga untuk pandemi cobid 19 ini segera berakhir agar masyarakat kembali normal seperti sedia kala, dalam aktifitas perekonomian khususnya, “katanya.

Kini masyarakat desa kadipiro terdorong menjadi mandiri dalam merumuskan langkahnya membangun kesejahteraan desa. Warga juga menjadi jauh lebih bersemangat menjalankan pembangunan desanya karena mereka memiliki hak dan wewenang menentukan apa yang desa mereka butuhkan. Apalagi kini mereka bisa mengelola potensinya secara Swakelola. Cara ini bisa menciptakan efisiensi tinggi. (Red)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.