Membuka Tirai Kebenaran

Desa Kalangbancar Terus Berbenah

2 min read

LINTASINDONEWS.com, GROBOGAN – Desa Kalangbancar, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah merupakan sebuah desa yang kanan kirinya hutan belantara, desa tersebut berdekatan dengan sungai Serang yang kehidupan masyarakatnya sebagian bertani dengan mengandalkan pengairan dari sungai Serang, sehingga tiap tahun bisa menghasilkan tiga kali panen padi.

Memang kehidupan masyarakat sangatlah heterogin ada yang membuka lahan hutan untuk ditanami polowijo yang penting tingkat hidup masyarakat bisa lebih layak seperti desa-desa lain, demikian kata tokoh masyarakat ketika bertemu dengan awak media.

Sementara, ketika wartawan lintasindonews.com menemui kapala desa Kalangbancar, Sutrisno, dia mengatakan “pemerintahan desa ini masih sangat minim perangkatnya, banyak perangkat yang kosong dan terpaksa desa harus mengangkat pegawai desa dengan penghasilan yang sangat rendah karena desa tidak memiliki aset desa atau bondo deso. “

Masih kata sutrisno,” penghasilan yang diterima kepala desa saja sama sekali tidak ada atau nol hektare. Padahal kepala desa memiliki tanggung jawab yang sama seperti desa-desa lain yang keadaanya surplus, Namun demikian kami tetap bahagia bisa hidup bersama masyarakat, memimpin masyarakat dan bersama sama masyarakat untuk membangun desa menjadi desa yang maju.”

Sutrisno melanjutkan, “Dengan dana desa yang bersumber dari APBN desa bisa membangun infrastruktur, pendidikan, perbaikan tingkat kehidupan msyarakat dalam keterlibatannya menjadi pekerja yang didanai dengan dana desa dan perbaikan rumah tidak layak huni.”

Sementara, “Untuk dana desa tahun 2020 hampir semua program desa yang direncanakan tidak semua bisa terealisasi karena dana desa tahap dua ada yang harus digunakan untuk BLT DANA DESA. Hanya dana desa termin pertama dan sebagian termin kedua yang bisa digunakan untuk pembangunan dan semoga sangat bermanfaat bagi masyatakat desa Kalangbancar.” Ujarnyanya. Djat-lin

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.