Membuka Tirai Kebenaran

Desa Sudimoro Programkan Destinasi Wisata Kuliner Sungai Kalimosodo dan Gedung Amarta

2 min read

Kades Sudimoro Agus Erwanto, Programkan Destinasi Wisata. 

 

KLATEN, Desa Sudimoro terletak di Kabupaten Klaten dan termasuk wilayah
Kecamatan Tulung. Desa Sudimoro adalah sebuah desa yang asri dikelilingi oleh
pepohonan dan persawahan. Jarak desa dari ibu kota kecamatan sejauh kira-kira
3 km dengan waktu tempuh kurang lebih 10 menit dengan kecepatan 25 km/jam
bila menggunakan motor.

Sedangkan jarak desa dari ibu kota kabupaten kota
adalah kira-kira 17 km dengan waktu tempuh 1 jam. Sebelum menuju Desa
Sudimoro melewati jalan aspal dari Desa Tulung bila melewati arah timur, bila
lewat Desa Kemiri dari arah barat. Sebelah kanan dan kiri jalan berjejer rumah
penduduk di beberapa titik. Pengguna jalan akan melihat pemandangan yang
indah dan hijau. Lahan di sekitar jalan utama desa ini digunakan oleh masyarakat
setempat untuk bertani yang ditanami jagung atau padi.
Dengan menyusuri jalan raya besar Delanggu tujuan Solo-Yogya, sekitar
25 kilometer ke timur Pasar Delanggu kemudian melewati bangunan bekas
pabrik karung yang konon terbesar di Jawa Tengah waktu itu, kita akan sampai
di desa yang terletak paling pinggir (sebelah utara) Kabupaten Klaten ini.

Desa Sudimoro memiliki batas sebelah utara desa berbatasan dengan Desa Malangan, sebelah selatan dibatasi oleh Desa Beji, sebelah barat
berbatasan dengan Desa Singosari wilayah Kabupaten Boyolali, dan sebelah timur berbatasan dengan Desa Tulung.

Potensi alam yang terlihat di Sudimoro adalah sungai. Sungai menjadi satu hal penting bagi warga sudimoro. Mayoritas warga bekerja sebagai petani

Desa Sudimoro merupakan desa asri yang masih menjaga keseimbangan alam dengan pepohonan dan tanaman-tanaman yang di tanam warga. Warna
hijau menjadi warna alam yang dominan di Sudimoro. Udara terasa sejuk dan seolah
mampu menyegarkan pikiran.

Pasokan air berasal dari aliran air dari sungai yang berdekatan dengan rumah penduduk, yaitu
dari bendungan sebelah barat Dukuh Sudimoro. Alirannya melalui kali-kali kecil.
Aliran air yang berada di samping rumah atau sekitar pemukiman ini
dimanfaatkan warga untuk mandi, cuci dan buang air, serta minum ternak.

Saat di konfirmasi Kades Sudimoro Agus Erwanto menyampaikan, saat awal tahun 2020 lalu wisata Sungai Kalimosodo yang sumbernya dari sendang lerak sudah banyak di kunjungi orang. Namun karena dampak dari pandemi covid 19 menjadi sepi.

“Program kami di tahun 2021 ini mewujudkan wisata kuliner dengan membuat gazebo dan Gedung serba guna, ” Jelasnya.

Lebih lanjut, Gedung tersebut ingin di wujudkan dengan bangunan khas Jawa dengan nama gedung Amarta, bisa untuk acara rapat, ulang tahun dan lainnya.

“Nanti kami buat dengan model limasan yang bisa menampung hingga 50 orang, ” Pungkas Agus. (Red)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.