Membuka Tirai Kebenaran

Desa Tanon Inginkan Gedung Serba Guna dan Kios Desa

2 min read
Saat pembagian kartu identitas anak bersama
Bupati Sragen (foto: rian)


Lintasindonews.com, Sragen, — Melalui proses dan penantian yang panjang yang tepat empat tahun yang lalu menjadi Undang-Undang dari Presiden, tentu saja lahirnya Undang-Undang yang diucapkan dengan suka cita oleh masyarakat di seluruh Indonesia, terutama masyarakat yang ada di desa, pengakuan serta penghormatan, memberikan kejelasan status dan kepastian hukum atas desa dalam sistem ketatanegaraan Republik Indonesia.

Kades dan Bupati

Sesuai amanat UU no 6 tahun 2014 tentang Desa, Desa melaksanakan wewenang untuk melaksanakan pemerintahan dan pelaksanaannya secara mandiri untuk meningkatkan kualitas dan lingkungan masyarakat desa yang memungkinkan pemerintah untuk mengelola sumber-sumber daya yang ada di dalamnya di belakang pengelolaan keuangan dan kekayaan milik desa.

Begitu halnya Desa Tanon Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen, yang di Pimpin Sang Kades Ali Mahmudi kini semakin ingin desa tanon banyak perubahan. Ekspetasi desa semakin kuat dan mengular pembangunan di sana-sini, semangat dan keja begitu kuat, Demikian halnya dengan ketrampilan aparatur desa dengan pelatihan, BIMTEK membuat aparatur desa menjadi cakap dan mahir dalam pelaksanaan administrasi desa dan sistem keuangan desa.

Empat tahun berjalan sejak di gulirkannya program dana desa menunjukkan hal yang menggembirakan masyarakat desa, pembangunan yang baik fisik, pembangunan sarana transportasi dan pembangunan fasilitas umum lainya sangat di rasa manfaatnya oleh masyarakat desa termasuk pembanguna jalan usaha tani (JUT) di mana masyarakat desa yang notabenya petani menjadi rajin dan meningkatkan ke sawah, atau kekebun karena ruusak jalan atau penghubung yang belum bisa di akses kendaraan roda dua telah terpecahkan dengan biaya yang di biayai oleh dana desa.

Dari kesekian rangkaian program, saat bincang-bincang dengan lintasindonews.com beberapa waktu ketika senggang Ali Mahmudi menyampaikan harapannya, Kades yang di lahirkan dari kalangan orang biasa dan sederhana ini sudah berembuk dengan para tokoh masyarakat. Yakni ingin membuat gedung serba guna, lokasi di sisi utara jalan raya milik PU penghubung kecamatan tanon menuju kecamatan sukodono, tepatnya barat SMP N 2 Tanon.

Dalam penataan di depan gedung akan di buat kios semacam pasar desa, dengan harapan masyarakat bisa menyewa dengan sistem hak pakai, yang nantinya bisa di kelola Bumdes sebagai PAD (Pemasukan Asli Desa)

” Kami sudah wacanakan dengan para tokoh desa kami, dan beliau-beliau menyetujuinya, harapan kami nanti masyarakat khususnya desa tanon bisa membuat usaha di depan gedung serba guna ini, ” terang Ali.

Masih apa kata Ali, dia juga berharap jalan tembus depan SMPN 2 Tanon menuju ke Desa Padas dan Jono bisa di perbaiki lagi, dimana jalan PNPM 2013 semenjak ia menjabat sudah mulai rusak lagi, tukas dia.

Kontributor: Wanto/Rian

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.