Membuka Tirai Kebenaran

Desa jati sumberlawang bangun jalan tembus sepanjang 1 km

2 min read

Jalan tembus yang baru saja di bangun dengan makadam ( foto : wanto )

Lintasindonews.com, SRAGEN. Desa terus menjadi primadona pasca kelahiran UU No 6 tahun 2014 tentang Desa.b Situasi ini jelas sangat menggembirakan sebab hingga penghujung kelahiran regulasi itu sebagian besar mata publik masih melihat sebagai isu pinggiran. Tak terbantahkan, isu desa mampu menyeruak ke ruang publik akibat redistribusi anggaran negara melalui Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

DD dan ADD mengubah wajah desa semakin seksi. Alokasi DD sebesar 10 prosen dari jumlah transfer anggaran pusat ke daerah. Sementara, ADD ditetapkan sebesar 10 prosen dari pengeluaran belanja kabupaten. Besaran DD dan ADD membuat desa mengelola anggaran cukup besar, jumlahnya bervariasi antara 1-5 Milyar rupiah.

Untuk itu desa jati kecamatan sumberlawang kabupaten sragen, oleh sang kepala desa Muji Slamet selalu berpikir strategis mempelopori praktik transparansi anggaran.

Muji slamet bersama perangkat desa ( foto : wanto )

Muji bersama para perangkat serta lembaga desa dan tokoh masyarakat, bekerja keras untuk melibatkan masyarakat desa jati dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan anggaran. Maka terwujudlah ide dan gagasan membangun jalan tembus, sebagai jalan alternatif dari desa jati menuju desa gading, sepanjang 1 km dengan akuntabilitas dam transparan, baik dari segi pelaporan pemanfaatan anggaran.

Saat di konfirmasi lintasindonews.com Muji Slamet selalu berharap kedepan bisa membangun lagi menjadi lebih baik. Menurut dia masih banyak tempat titik – titik yang harus di perhatikan.

” mulai infratuktur hingga perekonomian kita harus segera berbenah baik bumdes maupun pertanian yang menjadi prioritas kami, ” jelasnya.

Dalam pantauan media ini. Muji selaku pemegang hak anggaran, memperlakukan DD dan ADD  penuh kehati – hatian. Prioritas belanja pembangunan dan pemberdayaan ditentukan secara bersama dan mufakat.

Itulah wujud demokratisasi di desa jati. Desa yang menerapkan praktik transparansi anggaran. Dengan melahirkan kepemimpinan yang kuat dan dicintai rakyatnya. Itulah sekilas desa jati yang kini tengah membangun desa dengan karakteristik yang kuat.

Kontributor   :  wanto

Editor              :  Rian Hepi

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

LintasIndoNews Social