Membuka Tirai Kebenaran

Diduga Simpan Barang Berlebihan, KM Tiga Nur Karam dan Nyaris Tenggelam

2 min read

Lokasi kejadian tenggelamnya KM Tiga Nur

LintasIndoNews.cim | ANDOOLO – Segala sesuata yang terjadi di Muka Bumi ini adalah merupakan kehendaknya, baik itu peristwa yang merugikan maupun yang menguntungkan. dimana hal yang terjadi pada Kendaraan Laut, (KM TIGA NUR) yang memuat Perlengkapan Pemda Konsel menuju Laonti karam, hingga perjalanan terkendala sampai tujuan.

Karamnya Kendaraan Laut tersebut, yang membawa perlengkapan alat Sound sistem milik Pemerintah Daerah ( Pemda ) Konawe Selatan, diduga banyaknya barang yang disimpan di atas Tenda Kendaraan Laut tersebut.

Kecelakaan (KM TIGA NUR), yang dikemudikan saudara Madin diduga terjadi saat hendak memutar haluan menuju Laonti, yang dengan tiba – tiba miring kekiri dan akhirnya karam. Hal ini terjadi Pada hari Rabu tanggal 7 Agustus 2019 pukul 16.30 wita bertempat dipelabuhan Lapuko Kecamatan Moramo.

Adapun daftar abk dan penumpang saat KM Tiga Nur karam dan nyaris tenggelam yakni Madin (40 tahun) Alamat Desa Panambea barata Kecamatan. Moramo Kabupaten Konsel, bersama Harli (30), Alamat Desa Ranooha Raya Kecamatan Moramo Kabupaten Konsel dan Awal (25), Alamat Desa Ranooha Raya Kecamatan Moramo Kabupaten Konsel.

Penumpang kapal tersebut Fatma Wati (22)  warga Desa Ambesea Kecamatan Laeya Kabupaten Konsel, H.Samsu ,Sp,Msi (51) Warga Desa Motaha Kecamatan Angata Kabupaten Konsel.
Suryanto (28) tahun, Warga Desa Potoro Kecamatan Andoolo Kabupaten Konsel.
Asrafil (22 ) Warga Desa Potoro Kecamatan Andoolo Kabupaten. Konsel, Idal (23 )tahun,  Warga Kel. Punggaluku Kecamatan Laeya Kabupaten. Konsel.
Ramadhan (33 ) warga Desa Sabulakoa Kecamatan Mowila Kabupaten Konsel, Satarman (35) tahun,  warga Kel. Alangga Kecamatan Andoolo Kabupaten. Konsel, Iman (28) warga Desa Sanggi-sanggi Kecamatan palangga Kabupaten Konsel.

Dalam insiden ini, berdasarkan evakuasi tidak ada korban jiwa.  Sementara kerugian materi berupa 3 Ampli Power, 1 Keyboard, 1 Menejemen, 3 Aquiser, 1 genset dan 8Hand Phond milik penumpang.

Atas kejadian ini, Kerugian di perkirakan sekitar Rp 200 juta. (En)

Sumber:  WAG Humas Sekda Konsel. 

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.