Membuka Tirai Kebenaran

Dinas Pertanian Sukoharjo Bekerja Sama Dengan Dirjen Tanaman Pangan, Bantu Petani Tingkatkan Produksi Lahan Kering

2 min read

Kadin Pertanian Sukoharjo

SUKOHARJO, Disaat pandemi Virus Corona (Covid-19) berdampak besar terhadap berbagai negara di dunia semua sektor kehidupan merasakanya, mulai dari perekonomian, pemerintahan dan lain sebagainya.

Pemerintah menghimbau seluruh warga masyarakat agar tidak bepergian harus sebisa mungkin semua aktivitas untuk sementara di lakukan di dalam rumah mulai bekerja, belajar, dan beribadah, warga di minta keluar rumah hanya keperluan mendesak saja.

Namun tidak semua sektor ikut terdampak, seperti apa yang di katakan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukoharjo Ir. Netty Harjanti mengemukakan, petani di Kabupaten Sukoharjo tetap bertani seperti biasanya.

“Harga produksi tetap stabil dan masih bisa di andalkan, meski saat ini sedang pandemi Covid 19, kami tetap membimbing para petani agar produksi tanam tetap stabil, ” Jelasnya.

Lebih jauh untuk tingkatan produksi, menurut Netty saat ini dinas pertanian Kabupaten Sukoharjo sudah  bekerja sama dengan direktorat jendral tanaman pangan mengajukan bantuan untuk petani.

“Di Kabupaten Sukoharjo untuk sawah 20460 hektare sementara tanah tegalan 4025 hektar, dan kami sudah mengusulkan untuk lahan kering tahap pertama 330 hektar, kemudian tahap kedua 95 hektar, ” Jelasnya.

Lebih lanjut, bantuan ini kata Netty berupa sumur dangkal, benih, pupuk, pestisida dan herbisida dengan harapan manpu mencukupi suuplay  pangan di Sukoharjo.

“Di harapkan bisa mencukupi kebutuhan pangan di lahan yang kering, agar para petani bisa surplus pangan di kabupaten Sukoharjo, ” Urainya.

Ketika di tanya budidaya untuk padi organik netty tak menampik, pihaknya sudah membimbing ke arah padi organik yang saat ini banyak di butuhkan orang ini. Namun di kabupaten Sukoharjo mayoritas secara teknis mengunakan air Dam Colo.

“Padi organik tidak begitu cocok di kabupaten sukoharjo, mengingat sumber daya alam tidak begitu mendukung, karena semua harus serba organik, ” Pungkasnya. (Red)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.