Membuka Tirai Kebenaran

Dinas PUPR Lambat Tangani Tambal Jalan, Warga Tak Sabar, Swadaya Tambal Sendiri

2 min read
Jalan yang di tambal warga (foto:pras)

Lintasindonews.com, Grobogan,— Greget warga desa sekitar membuat heboh dengan adanya penambalan jalan di ruas jalan Truko- Jeketro , Lokasi di barat rel ganda kereta api , lebih tepatnya lagi di perbatasan antara Desa Sambung – Desa Latak ,Kecamatan Godong, Rabu 07/11/2018.

Tampak warga sedang menambal (foto:pras)

Dimulai sekitar pukul 14.30 WIB, 
Beedasarkan informasi yang kami himpun, lokasi terlihat ada pekerja sukarelawan sekitar 4 orang  sibuk mengaduk semen dan pasir dengan alat seadanya.

Seorang pengendara motor sedang melintasi jalan yang di tambal (foto:pras)

Mereka membagi tugas ada yang tugas mengambil air , mengaduk , hingga menaruh hasil adukan campuran semen dan pasir ke dalam lubang (retak tengah ) sepanjang 60 meter.

Saat dimintai konfirmasi lintasindonews.com sebut saja Min (50)
Mengatakan , masyarakat terketuk hati untuk menambal jalan, dimana menurut Min sangat membahayakan pengguna jalan.

” saya merasa iba dan terketuk hati dengan adanya lubang retak pada tengah jalan, apalagi pas hujan tiba kondisi jalan di genangi air sehingga pengendara bisa jadi terjatuh,” jelasnya.

Masih apak kata Min, pernah terjadi sepeda motor jatuh hingga memakan korban jiwa satu orang, belum lagi ada sekitar 6 mingguan yang lalu.

” ada 2 pengendaraan terperosok ban sepeda montornya sehingga sulit keluar ke lubang di tengah jalan. Pengendara sepeda montor matic honda beat dan mio,”katanya.

Dalam pantauan media ini, Kejadian penambalan lubang jalan Truko- Jeketro di buat heboh bagi pengguna jalan baik roda dua maupun kendaraan mobil, truk.
Dengan sukarela mereka memberikan uang atau mendonaturkan uang kepada yang peduli menambal lubang jalan.

Sementara itu untuk menutup lubang membutuhkan pasir satu colt pic- up dan semen 4sak. Dan ditotal semuanya 1.200.000,- Itu sudah termasuk pekerjanya.

Menurut beberapa warga sekitar jalan ini sudah di laporkan ke Dinas UPTD PUPR Kecamatan,  bahkan sudah di ekspos ke media online. Namun hibgga kini  belum ada tanggapan dari Dinas.


” Saya sebagai pengguna jalan sangat menyesal di karenakan dinas kurang operatif dan tidak sigap dalam menangani hal sekecil ini, apa nunggu korban berjatuhan,” terang Warga tadi.

Sementara itu lintasindonews.com beberapa waktu lalu,  pernah menanyakan  ke Dinas PUPR Grobogan , hanya di tanggapi. Namun untuk proses pengerjaan tambal lubang tengah belum bisa dipenuhi.

Kontributor jurnalist : Nur/Pras

Editor : Rian.

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.