Membuka Tirai Kebenaran

Dir Lantas Polda Jateng Cek Laka Pantura Punjulharjo Rembang

2 min read

LINTASINDONEWS. com, REMBANG – Direktur lalu lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol Subandriya melakukan pengecekan langsung Tempat Kejadian Perkara (TKP) pasca terjadinya kecelakaan lau lintas di jalur pantura rembang-lasem km 8, tepatnya di desa punjulharjo, kecamatan rembang, yang menewaskan 5 orang, selasa sore .

Kedatangan pejabat utama polda jateng tersebut disambut langsung oleh kapolres rembang AKP Dolly A Primanto dan kasat lantas AKP Sri Martini.

Setiba di lokasi kejadian, tim Traffic Accident Analysis (TAA) dari mabes polri dan polda jateng langsung melakukan olah TKP untuk mengungkap kepastian penyebab kecelakaan maut tersebut.

Dirlantas polda jateng, kombes pol subandriya mengatakan bahwa, berdasar analisa sementara, faktor manusia jelas menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan.

“Tapi saya tidak bisa mengatakan begitu, harus dibuktikan. Nah ini salah satu alatnya namanya TAA, ini akan membuktikan secara riil dan bisa dipertanggungjawabkan tentang keberadaan si pelanggar baik sebelum kecelakaan maupun saat kecelakaan. Dan dengan ini pula kecepatan laju kendaraan bisa diukur,” terang Subandriya.

Lebih lanjut Subandriya menanyakan terios penumpangnya berapa, penumpangnya 6 oarang tapi membawa 9 oarang.

“Yang jelas dari kendaraan terios penumpangnya terlalu banyak overload, “terangnya Subandriya .

Ia menegaskan bahwa kecelakaan di jalan raya tidak serta merta tugas tanggungjawab polisi saja .

“Sekarang sudah profesional, Polisi tidak pokoke, sekarang menggunakan alat canggih. Sore ini kami sengaja mendatangkan tim TAA Mabes Polri untuk membackup Polda Jateng karena ini kasus menonjol. Disamping pemberkasan tabrak tubruk, kita gali lagi. Truknya overdimensi nggak, muatannya overload nggak. Kita akan cek akan saya gali lagi. Jadi ada dua permaslahan yang kita tindak lanjuti menyangkut tabrak tubruk dan Odol (overdimension overload), “imbuhnya.

Setelah dirlantas polda jateng melihat di TKP atau dilanjutkan memeriksa kondisi kendaraan yang terlibat tabrakan di mako lantas polres rembang.

Diberitakan sebelumnya kecelakaan maut melibatkan tiga kendaraan yakni daihatsu terios Nopol. H. 8416 re, truk Nisan tandum nopol B 6199 uz dan truk nisan tronton w 8764 u, yang terjjadi di pantura rembang-lasem km 8 minggu sore 8 /3/2020/ mengakibatkan 5 orang meninggal dunia.(Insan)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.