Membuka Tirai Kebenaran

Drainase Selatan SMKN 1 Purwodadi, Pelaksanaan Asal Jadi

2 min read

Infrakstruktur pembangunan drainase lokasi sepajang jalan SMKN 1Purwodadi ke selatan dalam kondisi tak beraturan. Hal ini terlihat di lokasi pembangunan proyek drainase yang di kerjakan asal jadi.

Lintasindonews.com, Grobogan. Hal yang mengejutkan saat pengadukan, bahan campuran pasir dan semen di aduk manual alias pakai cangkul.

Foto:pras

Informasi yang di dapat media ini, dari pekerja alat molen sedang rusak.  Namun saat di cek kenyataan molen tidak mengalami kerusakan.

Dengan paniknya para pekerja mencoba mendorong molen ke selatan, kemudian di dekatkan dengan adukan manual seperti difoto ini. Dalam hal ini memicu pelanggaran, jika di laksanakan secara manual, harus sesuai spesifikasi yakni menakai alat molen.

Pelanggaran lainnya saat awal pengerjaan proyek drainase belum sama sekali ada papan nama proyek. Hal ini melanggar peraturan presiden nomor 70 tahun 2012 tentang perubahan kedua atas perpres nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang / jasa pemerintah. Dan melanggar uu nomor 14 tahun 2018 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Kualitas adukan antara semen dengan pasir diduga rendah dan asal jadi.
Saat tim lintasindonews.com mencoba mengambil acian / adukan yang di tempatkan di pasangan batu belah.
Mencoba meremas dengan kepalan tangan sangat rapuh. Biasanya bangunan seperti ini sangat pecah / terguling ketika selesai pengerjaan.

Saat di konfirmasi pihak CV. yang mengerjakan proyek ini Mengatakan, pelaksanaan sudah di kerjakan dengan baik, jika dirasa menyimpang pihak CV tidak keberatan di laporkan ke Dinas.

” Silahkan mas kalau ada penyelewengan sumonggo di laporkan Dinas Kami tidak masalah, ” ungkapnya dalam percakapan via telpon.

Pembangunan talud , drainase mayoritas tidak tahan satu tahun bahkan melebihi satu tahun tidak ada. Kalau ada bisa di hitung dengan jari, sungguh sia-sia anggarannya.

Kontributor : Nur

Editor            : Rian – Hepi.

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

LintasIndoNews Social