Membuka Tirai Kebenaran

Dua Warga Klaten yang Dipenjara karena Tangkap Pencuri, Warga Protes saat Sidang

1 min read

KLATEN – Layar untuk melihat persidangan virtual tiba-tiba terputus saat persidangan kasus penganiyaan berlangsung, di Kejaksaan Negeri Klaten, Selasa (15/12/2020).
Warga langsung meringsek ke ruang lobby kantor Kejaksaan, sehingga sempat beradu argumen terkait pelayanan.

Beberapa menit kemudian, akhirnya beberapa yang protes diizinkan masuk oleh pihak Kejaksaan Klaten.

Kerabat terdakwa yang bernama Danang Widiandono (36) mengaku kecewa.

Pihaknya mengaku, dirinya masih melihat persidangan secara virtual lancar meski saat itu sedang hujan disertai angin.

“Kami sudah dari pagi, selama kami menunggu, monitor ini normal tapi saat persidangan keluarga tiba-tiba bermasalah,” kata dia kepada wartawan

Ia menduga ada unsur sabotase dalam persidangan kasus penganiyaan terhadap keluarganya.

“Kami sangat kecewa dengan pelayanan ini, padahal sidang sebelumnya lancar, saat dimulai sidang keluarga kami, kok langsung monitor bermasalah mulai suara hingga gambar, seperti disabotase,” duganya.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Klaten Adi Nugraha menjelaskan, putusnya jaringan untuk persidangan virtual tidak ada unsur kesengajaan.

Ia menjelaskan kendala yang terjadi yaitu adanya jaringan yang diparalel pada layar untuk melihat persidangan secara virtual.

“Kami akan membenahi dan mencari dari mana jaringan yang mengalami kerusakan, kami tidak ada unsur kesengajaan, ini murni kesalahan teknis,” ucapnya.

Sumber: tribunnews.com

editor: Seno

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.