Membuka Tirai Kebenaran

Event Organizer The Brocks: Musik Punk Rock Bergema di GOR Bina Talenta Plupuh “Scream From Japan”

2 min read

Event Organizer The Brocks

LintasIndoNews.com | Sragen, Di Inisiasi dan di implementasikan oleh sekelompok anak muda, yakni Tofa Disharmonic, Edot Adsant, Ady Cwt dan putri lesta yang tergabung dalam Event Organizer (EO)The Brocks, yang bersekretariat di Gemolong, Sragen, mengadakan panggung musik, sebagai Event musik tahunan. Kali ini  gelaran musik berisik ini diadakan di GOR Bina Talenta, Mrakean, Plupuh, Sragen. Minggu (25/8). Pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Aksi panggung salah satu band saat gelaran musik

Dalam keterangan yang di sampaikan kepada media ini, Edot biasa ia di sapa, selaku juru bicara EO The Brocks menyatakan, tema musikalitas indie berGenre Poppunk ini, menggandeng teman sesama pecinta musik band indie, yakni Joe Efendi yang telah lama bekerja di Jepang.

“Maka kami sepakati mengadaan event musik ini dengan tajuk Scream From Japan, ” Urai Edot.

Gelaran musik selengean dan apa adanya ini, menghadirkan empat bintang tamu (Gues Start), yakni Tanpa Batas Band yang berasal dari kota Boyolali, Zecurity band dari kota Ngawi, After School Before Sunset (ASBS) dari Sragen kota, dan Sick Brain band skate punk dari kota Jogjakarta.

Didukung pula penampilan dari band-band pendukung seperti Jam weker dari karanganyar, From vilage dari Baki sukoharjo, serta masih banyak lagi band lokal hingga 13 Band.

Sementara Bintang Tamu, menghibur dan memeriahkan gelaran acara ini dengan membawakan lagu-lagu ciptaan mereka sendiri, yang judul lagunya sudah tidak asing lagi dikalangan masyarakat pecinta musik indie band poppunk.

Saat Band Zecurity membawakan lagu berjudul “pacarmu bekas lontheku” sontan para penggemar (zequartes) serentak moshing bersama-sama, dan hanyut dalam alunan musikalitas dan perform yang dibawakannya.

Dari hasil yang di dapat, EO The Brocks dalam rangka menyambut HUT RI KE-74 ini. Bersama Joe Efendi, sepakat untuk mengadakan kembali event musik guna memfasilitasi serta memberi wadah ruang bermusik, kepada para musisi lokal agar dapat menyuguhkan karyanya dalam panggung ke panggung musik.

Saat di tanya bagaimana para peserta band merefleksikan lagu – lagu mereka saat di panggung, Edot menanggapi tampilan mereka cukup baik dan mendapat respon yang luar biasa.

“Jadi tidak semata-mata mereka hanya dapat mengexpresikan di studio-studio musik saja, ” Begitu kata Edot.

Menurut dia, The Brocks EO siap mengadakan event musik setahun sekali, berturut-turut dan berpindah-pindah tempat/venue. Baik itu di wilayah Soloraya  dan sekitarnya.

“Acara ini di gagas tidak hanya sampai di sini saja, kemungkinan kita akan bergerilya dari kota – ke kota, intinya bergantian tempat tiap tahun, ” pungkas musisi punk ini. (Tim)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.