Membuka Tirai Kebenaran

Fadli Zon Sebut Prabowo Sudah Duluan Masuk Ka’bah, Fahri Hamzah Singgung Soal Niat Jokowi Umrah

3 min read
jokowi-iriana-gibran-dan-kaesang-umrah_7.jpg
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama kedua putranya Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep menunaikan ibadah umrah, Senin (15/4/2019). – Laily Rachev – Biro Pers Sekretariat Presiden

Jokowi Umrah, Fahri Hamzah Singgung Soal Niat, Fadli Zon Sebut Prabowo Sudah Duluan Masuk Ka’bah

LintasIndoNews.com | Jakarta — Di masa tenang jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 pada Rabu (17/4) lusa, Capres 01, Joko Widodo (Jokowi) memilih terbang ke tanah suci untuk beribadah umrah.

Tak sendiri, ia membawa serta sang istri, Iriana dan kedua putranya Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.

Mereka tiba di Arab Saudi pada Minggu (14/4/2019) pagi dan sempat bertemu dengan Raja Salman yang merupakan Raja Arab Saudi.

Dikutip Tribunnews.com dari akun Instagram @jokowi, Presiden RI beserta keluarganya ini sempat dijamu oleh Raja Arab Saudi tersebut.

Saya — Ibu Negara, Gibran dan Kaesang — siang ini bertemu dengan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud di Istana Pribadi Raja di Riyadh, Arab Saudi.

Beliau menyambut kami di halaman depan istana dengan hangat. Raja Salman yang dua tahun lalu berkunjung ke Indonesia, terlihat sehat dan bugar. “Saya juga senang Presiden Jokowi bisa memenuhi undangan saya,” katanya,” tulis Jokowi sebagai caption.

Jokowi dan keluarganya bahkan dijamu dengan hidangan khas negeri Arab seperti sup harira, daging iga sapi, dan nasi mandhi.

Atas jamuan istimewa tersebut, Jokowi pun mengucapkan banyak terima kasih.

“Seusai berbincang di ruang utama, kami dijamu santap siap dengan menu khas Arab Saudi seperti sup harira, daging iga sapi, atau nasi mandhi dengan ayam. Syukur Alhamdulillah.

Terima kasih Yang Mulia Raja Salman, sang khadimul haramain, pelayan dua kota suci Makkah dan Madinah,” tulisnya dalam kolom caption.

Tak hanya membawa istri dan kedua putranya.

Dalam ibadah umrahnya ini, Jokowi juga turut mengajak serta guru ngajinya yang bernama Gus Karim.

Ibadah umrah Jokowi beserta keluarganya ini rupanya menuai tanggapan dari dua tokoh politik tanah air.

Yakni Fahri Hamzah dan Fadli Zon.

Bagaimana pendapat mereka terkait perjalanan umrah Jokowi ini?

Berikut ulasannya yang telah dirangkum Tribunnews.com:

1. Fahri Hamzah

Fahri Hamzah. (Chaerul Umam/Tribunnews.com)

Dilansir oleh Tribunnews.com, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah memberikan tanggapannya terkait penambahan kuota haji bagi Indonesia usai pertemuan Jokowi dengan Raja Salman, pada Minggu, (14/4/2019).

Menurut Fahri, Jokowi sebaiknya memfokuskan niatnya untuk beribadah saja.

“Saya berharap pak jokowi itu umroh dalam minggu tenang ya niatkan niat ibadah dulu,” komentar Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (15/4/2019).

Fahri melanjutkan, Tuhan itu Maha Melihat dan Maha Membaca niat seseorang.

Sebagai petahana, Jokowi harusnya menahan diri dari kampanye.

“Sebab allah maha pembaca niat jangan rusak niat. Orang yang niatnya rusak akan terungkap niatnya itu. Mohon maaf ya dia petahana, dia nahan diri hal-hal yang mengandung kampanye yang berlebihan karena dia itu calonnya harusnya dia ibadah ke tanah suci dengan niat iklas saya tahu itu inilah soal sederhana itu,” tambahnya.

Wakil Ketua DPR RI ini mengungkapkan, penambahan kuota haji merupakan hasil kerja keras banyak pihak.

Sebab itu, jangan dikaitkan dengan kegiatan politis.

“Kenapa sekarang umumkan dulu dong sebagai prestasi. Ini udah kerja banyak orang saya tahu lah ini permainan. Udah lah niatkan hati niat kan secara ikhlas jangan berpolitik berlebihan menggunakan tanah suci jangan lah bahaya,” tutupnya.

2. Fadli Zon

Fadli Zon. (Chaerul Umam/Tribunnews.com)

Tak hanya Fahri Hamzah, Fadli Zon juga memberikan tanggapannya terkait umrah Jokowi.

Wakil Ketua Umum Gerindra tersebut berkomentar soal pertemuan Jokowi dan Raja Salman serta masuknya Jokowi ke dalam Ka’bah.

Menurut Fadli Zon, jauh sebelum Jokowi, Prabowo sudah dulu masuk ke dalam Ka’bah tepatnya pada tahun 1991 silam.

“Kalau pak Prabowo masuk ke Ka’bah tahun 1991. Prabowo naik haji tahun 91 dan sudah masuk ka’bah,” ungkap Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (15/4/2019).

Sumber: Tribunnews.com/Fathul Amanah/Taufik Ismail

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.