Membuka Tirai Kebenaran

Faktor Alam Sebabkan Erosi longsor Jalan Sebelum Pangkal Jembatan Rembes Tegal Gubug, Bukan Kelalaian Manusia

2 min read

Erosi longsor jalan sebelum pangkal jembatan rembes Tegal gubug, bukan kelalaian PUPR & Pelaksana, tapi persoalan alam

LINTASINDONEWS.com, CIREBON – Seperti di kutip dari Lintasmegazine. com proyek pembangunan jembatan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Cirebon, yaitu Jembatan Rembes.

Namun, karena faktor alam dan di luar dugaan semua pihak, tanah pada lokasi jalan sebelum pangkal jembatan tersebut mengalami erosi yang diakibatkan oleh hujan deras, dengan durasi yang lumayan cukup lama

Sebagian kalangan menganggap, bahwa hal demikian merupakan kelalaian Dinas PUPR Karawang dan pihak pelaksana proyek, dikarenakan disalah satu media yang memberitakan dengan judul tidak sesuai, “Usia Baru 1 Bulan jembatan senilai rp 4,4 Miliar Amblas”, Tapi fakta dilapangan tidak demikian setelah tim media BBWS, PUPR dan lain lain survey kelokasi

Saat dikonfirmasi oleh wartawan melalui sambungan telepon wawan perwakilan dari Dinas PUPR mengatakan, dirinya mengetahui hal itu melalui pemberitaan media massa dan postingan-postingan foto di akun Facebook, dan pemberitaan disalahsatu media online yang judul nya tidak sesuai membuat arti konotasi dan asumsi mayarakat banyak berbeda.

” Jadi, kalau saya lihat dari kondisi foto dan dari hasil informasi yang saya dapat, kejadian tersebut bukan kelalaian Dinas PUPR Kabupaten Cirebon dan rekanan selaku pihak pelaksana proyek. Tapi itu memang merupakan persoalan alam saja, kalau dilihat secara konstruksi fisik pekerjaan, justru kualitasnya sangat bagus,” tuturnya.

Tidak fair kalau sampai menyalahkan, apalagi sampai menyudutkan Dinas PUPR Kabupaten Cirebon dan rekanan pelaksana proyek jembatan Rembes, atas terjadinya erosi tanah itu.”katanya

Wa khodir warga Tegal gubug mengatakan, sangat kaget dengan adanya pemberitaan di salah satu media Cirebon, yang kesannya tidak sesuai fakta.

“Itu tidak benar membuat orang awam punya konotasi dan asumsi yang tidak baik, akhirnya masak orang jalan yang menuju kepangkal jembatan erosi longsor dikarenakan faktor alam hujan yang tidak berhenti berhenti, malah judulnya jembatan Amblas, saya sempat kaget dan berlari ke jembatan ternyata tidak amblas dan tidak apa – apa, “tegasnya

Sarpin salah satu tim pelaksana mengatakan, namanya persoalan alam, sulit untuk diprediksi dan tidak ada satu pun yang mampu melawannya.

“Penurunan tanah yang terjadi tidak secara tiba-tiba tanpa penyebab, melainkan faktor penyebabnya sangat jelas, penurunan tanah tersebut terjadi karena memang hujan yang sangat deras dengan durasi yang sangat lama,” ujarnya

” Tapi walau begitu, Dinas PUPR Kabupaten Cirebon dan kami sebagai pihak pelaksana kan tidak tinggal diam. segera memperbaiki tanah yang tergerus dengan mengisi kembali tanahnya ,dilanjutkan dengan membuat saluran pembuangan air disebelah timur untuk menghindari air run off menuju bangunan jembatan dan kembali membereskan pekerjaan jembatan, “katanya.

”Jadi, secara garis besarnya saya menganggap, tidak ada permasalahan pada proyek Jembatan Rembes tersebut. Apalagi ada tujuan yang secara disengaja untuk merugikan negara. Sudah tidak perlu dipersoalkan lagi,” tutupnya. (Tim Red)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.