Membuka Tirai Kebenaran

Gatekno : Guru SD Perlu Sadar Akan Teknologi

3 min read

Oleh
Nelly Rhosyida, Shanta Rezkita, I Nyoman Arcana.

OPINI, Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat di era revolusi industri 4.0 saat ini tidak bisa dihindarkan lagi pengaruhnya terhadap dunia pendidikan.

Dunia pendidikan dituntut untuk senantiasa menyesuaikan perkembangan teknologi terhadap usaha dalam peningkatan mutu pendidikan, terutama penggunaan teknologi informasi bagi dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran.

Selanjutnya, guru diharapkan mengembangkan kompetensi diri berbasis teknologi dengan fokus pada tiga aspek yaitu literasi teknologi, penguasaan pengetahuan yang mendalam, dan penciptaan pengetahuan.

Salah satu ciri dari pembelajaran Abad 21 adalah tersedianya sumber belajar apapun, kapanpun, dan dimanapun, terkenal dengan slogan 3W (Whatever, Whenever, Wherever).

Sumber ini dapat ditemukan pada internet (Google), Facebook, Twitter, Blog, I Pods, You Tube, Cell Phones, Wikipedia, Whats App (WA). Keberhasilan penggunaan internet ke dalam kurikulum sekolah dapat tercapai apabila dilakukan secara proaktif.

Di ruang laboratorium Komputer

Pemenuhan kebutuhan pribadi dan profesional guru harus dilakukan secara holistik. Artinya, pelatihan harus mampu membangun kegiatan yang sudah dilakukan guru, dengan fasilitas pelatihan yang mampu melintasi batas ruang dan waktu antara rumah dan pekerjaan guru.

Oleh karena itu, perlu adanya komitmen dari sekolah untuk menjadikan komputer sebagai pusat pembelajaran Abad 21. Karena mengingat kebutuhan peserta didik yang selalu berubah mengikuti perkembangan zaman.

Pada kenyataannya, sebagian besar guru maupun siswa SD belum memanfaatkan laptop, komputer, maupun HP untuk memperoleh sumber belajar yang ada pada internet. Para guru belum mengetahui bagaimana proses pembelajaran Abad 21 yang telah ditetapkan oleh Badan Standar Pendidikan Nasional (BSPN).

Salah satu solusi dari permasalahan ini adalah perlu dilakukannya serangkaian pelatihan terkait pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.

Gatekno, merupakan gerakan sadar teknologi yang bertujuan agar para guru mampu mulai mengenal dan memanfaatkan internet sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Pelaksanaan pelatihan dan workshop merupakan serangkaian kegiatan terstruktur yang bertujuan agar guru SD memiliki kompetensi yang mumpuni sesuai tuntutan pembelajaran abad 21.

Kegiatan yang diprogramkan pun juga berdasarkan hasil analisis kebutuhan dan permasalahan yang muncul pada beberapa SD di Bantul, khususnya SD Negeri Jomblangan sebagai SD mitra.

Kegiatan awal yang diberikan berupa pelatihan pengenalan pembelajaran abad 21. Guru wajib mengetahui paradigma pembelajaran saat ini.

Guru tidak boleh berhenti pada paradigma lama yang akhirnya membuat lulusan tidak memiliki kompetensi yang dibutuhkan saat terjun di dunia nyata.

Adapun materi yang disampaikan yakni

(1) karakteristik pembelajaran abad 21 yaitu integratif, holistik, saintifik, kontekstual, tematik, efektif, kolaboratif, dan berpusat pada siswa

(2) TPACK atau pengetahuan teknologi konten pedagogis

(3) Literasi lama (membaca, menulis, dan matematika) dengan literasi baru (literasi data, literasi teknologi, dan literasi manusia)

(4) metode dan bentuk pembelajaran abad 21 di sekolah.

Kegiatan berikutnya adalah workshop pemanfaatan internet sebagai sumber belajar di sekolah. Kegiatan dilaksanakan di laboratorium komputer sekolah.

Tujuan kegiatan ini adalah melatih guru melakukan searching, memilih media di internet, mendownload dan menyimpan materi. Materi yang disampaikan adalah konsep dasar browsing, searching, download, blogging, email, dan chat.

Para guru dikenalkan dengan berbagai macam browser yang umum dipakai, dan menggunakannya untuk browsing berbagai situs pendidikan, serta melakukan searching dengan kata kunci tertentu.

Para guru juga belajar mendownload materi yang ada di berbagai situs pendidikan baik menggunakan browser maupun aplikasi di komputer dan handphone.

Selain itu, peserta juga mengenal pemanfaatan email, blog, dan aplikasi di handphone dalam proses pembelajaran. Setelah materi disampaikan, peserta diminta untuk mempraktekan langsung melalui komputer dan handphone masing-masing.

Kegiatan selanjutnya yaitu workshop pembuatan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis pendekatan saintifik yang terintegrasi dengan internet. Materi yang disampaikan adalah teori dasar sumber pembelajaran, berbagai media pembelajaran, konsep dasar LKPD, komponen LKPD, jenis-jenis LKPD, kriteria LKPD yang baik, dan tahapan penyusunan LKPD.

Harapannya semua guru mampu mengintegrasikan sumber informasi yang mereka peroleh dari internet dengan pembelajaran di kelas.

Selain berupa pelatihan dan workshop, Program GATEKNO juga mengajak para guru untuk update informasi seputar teknologi dalam pembelajaran melalui media sosial.

Adapun media soal yang dikembangkan adalah blog, youtube, facebook, dan instagram. Hal ini dilakukan karena keempat media tersebut sudah sangat masive digunakan oleh semua kalangan masyarakat.

Hal ini tentu akan memudahkan tim GATEKNO untuk berbagi informasi seputar pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Adapun kata kunci yang bisa diakses para guru untuk semua media tersebut adalah Gatekno Official.

Harapannya, Gerakan sadar teknologi (Gatekno) tidak hanya untuk para guru di wilayah Bantul akan tetapi bisa menjadi gerakan masive para guru di seluruh wilayah indonesia secara berkelanjutan.

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

LintasIndoNews Social