Membuka Tirai Kebenaran

Geng Abu Janda Ketemu Kapolda Metro, Pengacara FPI Semakin Yakin Negara Bukan Berdasarkan Hukum

1 min read

 

JAKARTA – Pengacara Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar turut menyoroti pertemuan Permadi Arya atau Abu Janda dan kawan-kawannya dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Po Fadil Imran.

Menurut Aziz, pertemuan itu membuktikan akan semakin bebasnya para penista agama dan ujaran kebencian yang berada dalam barisan pemerintah.

“Jika di kalangan para penista dan penghina agama islam ada yang melakukan penghinaan dan/atau penistaan agama (orang pro pemerintah), maka yakin akan mangkrak prosesnya,” kata Aziz saat dihubungi, Senin (25/11/2020).

Kendati demikian, kata Aziz, masyarakat sudah bisa membandingkan proses penegakan hukum terhadap mereka yang pro ataupun kontra dengan pemerintahan.

“Saya rasa masyarakat akan melihat bahwa jika nanti ke depannya proses penegakan hukum tambah buruk dalam konteks keadilan, sehingga menjurus kepada bukan lagi negara berdasarkan hukum (rechtstaat) melainkan berdasarkan penggunaan kekuasaan sewenang-wenang (obrigkeitstaat),” ujarnya.

Sebelumnya, Abu Janda bersama Muannas Alaidid dan Forum Mubalikh Nusantara menemui Kapolda Metro Jaya.

Mereka menyampaikan dukungan untuk Jenderal Mohammad Fadil Imran menindak tegas para pelanggar protokol kesehatan dalam kerumunan acara Rizieq Shihab di Petamburan.

“Mudah-mudahan dengan ditunjuknya beliau menjadi Kapolda Metro Jaya itu Jakarta akan menjadi lebih baik, lebih tertib dan lebih disiplin terutama tentang protokoler kesehatan,” kata Juru Bicara Forum Mubalikh Nusantara Muhammad Rofi’i Mukhlis di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (23/11/2020).
Sumber: pojoksatu.id
Editor: Seno

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.