Membuka Tirai Kebenaran

Gubenur Jateng Ganjar Pranowo Sidak Sebaran Covid-19 di Panti Jompo Rembang.

2 min read

LINTASINDONEWS.com, REMBANG  – Setelah 34 orang penghuni panti jompo milik provinsi Jawa Tengah yang ada di Kabupaten Rembang, positif covid-19.

Panti Margo Mukti menjadi klaster baru penyebaran virus korona. Kabupaten Rembang, ada dua klaster baru penularan corona/ pertama klaster panti Margo Mukti alias panti jompo dan yang kedua adalah klaster kepolisian.

Gubenur Jawa Tengah ,Ganjar Pranowo mengecek pencegahan penularan corona dipanti jompo itu secara langsung hari ini Rabu 1 juli 2020 di Kabupaten Rembang.

Kunjungan Ganjar bertujuan untuk mengecek langsung protokol kesehatan yang di terapkan didalam panti. Hal Ini menyusul banyaknya penghuni panti yang positif terpapar Virus Corona.

Orang nomor satu di jawa tengah ini mengatakan,  protokol kesehatan ketat akan diterapkan di dalam panti. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan kesehatan seminggu sekali bagi penghuni panti .

“Saat Ini seluruh penghuni panti yang positif virus Corona sudah menjalani perawatan isolasi di RSUD dokter R.Soetrasno Kabupaten Rembang, semua kondisinya sudah membaik,” ucap Ganjar.

Klaster baru penyebaran covid-19 diRembang, antara lain klaster Panti Jompo, klaster tersebut akan menjadi pembahasan cukup intens, lantaran angka penyebarannya cukup banyak dan mengkhawatirkan.

” Saya akan terus memantau perkembangan klaster penyebaran COVID-19 dipanti margo mukti di rembang yang menonjol,”tegas Ganjar.

Panti jompo di Rembang jadi salah satu klaster baru setelah ada 34 oarng lansia positif corona. Gubenur Jawa Tengah menerjunkan tim keRembang untuk menangani secara serius penyebaran Covid-19. Antara lain dari Dinas Kesehatan Prop. Jawa Tengah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Prop.Jawa Tengah. Kedua instasi tersebut membagi tugas dan mendirikan tenda untuk posko Coid-19 di halaman Panti Jompo.

Selain itu dari Dinas Kesehatan juga mendirikan tenda rumah sakit lapangan untuk penangan orang sakit secara darurat.
Gubenur sempat berdialog dengan plt kepala panti jompo Siswanto, mengenai penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Sementara panti margo mukti ditutup, tamu siapa saja kalau tidak ada kepentingan dilarang masuk, pintunya di kunci .
Sebelumnya 16 orang positif covid-19 di panti jompo namun, setelah dilakukan pelacakan, kasus bertambah 18 orang, sehingga total mencapai 34 orang.

Ganjar Pranowo, menambahkan kasus yang terjadi di Rembang diharapkan menjadi perhatian para kepala daerah. Kewaspadaan harus ditekankan, terutama untuk manula, usia dini, dan ibu hamil karena rentan diserang virus covid-19. “Jangan merasa sudah bebas di zone kuning atau hijau terus keluar rumah tanpa mematuhi protokol kesehatan,” jelas Ganjar. ( Insan )

 

Editor: seno

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.