Membuka Tirai Kebenaran

Hadapi Pemilu Serentak, Muspika Ampel Gelar Apel Pasukan Pemilu Damai

2 min read
Saat Apel bersama dalam rangka Pemilu Damai

LintasIndoNews.com | Boyolali – Demi tingkatkan sinergitas TNI -POLRI dengan komponen bangsa, mewujudkan pengamanan dalam, pemilu serentak pada tahun 2019, diadakan gelar apel bersama di lapangan Ngladagsari Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu 23/03/2019 Pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Hadir para Muspika Ampel dan jajarannya yakni Kapolsek AKP Margono SH, Danramil Kapten CBA Joko Prasetyo Kepala Satpol-PP Jumadi, NB ketua Parpol se Kecamatan Ampel, Ketua Panwaslu Linmas dan Ormas.

Apel siaga di ikuti kisaran 250 Orang ini di semanggatkan dengan tanda peserta pengamanan pemilu oleh Kapolsek dan Danramil Ampel Boyolali, serta di lanjutkan dengan pembacaan Ikrar Deklarasi Pemilu Damai oleh Perwakilan Dari anggota TNI-POLRI, Satpol PP, dan Linmas.

Dalam kesempatan tersebut Kapolsek dan Danramil sepakat pemilu serentak tahun 2019, merupakan pesta demokrasi yang akan menjadi tonggak sejarah, karena di laksanakan secara serentak 5 jenis pemilihan dalam waktu yang sama.

sukses atau tidaknya demokrasi ini tergantung kepada semua pihak, Baik yang terlibat secara langsung dan Baik Partai Politik dan masyarakat yang di tuntut untuk taat dan patuh pada peraturan pemilu.

Adapun dari TNI -POLRI juga harus netral, Penyelenggara Pemilu yakni KPU, Bawaslu dan DKPP yang wajib transparan serta TNI -POLRI yg menentukan suksesnya pemilu yang di laksanakan secara langsung, umum, bebas rahasia, jujur dan adil.

Tugas pengamanan pemilu serentak 2019, ini adalah kehormatan dan kebanggaan yang tak dapat di nilai, dengan apapun , sekaligus sebagai amal ibadah, yang akan mendapatkan pahala. Jalin sinergitas antara ungsur, TNI -POLRI dan seluruh komponen masyarakat guna mewujudkan keamanan dan kelancaran pelaksanaan tugas.

Segera kenali, cari temukan dan atasi serta netralisir potensi kerawanan, agar tidak berkembang dan terganggu Penyelenggara Pemilu serentak tahun 2019. Babinsa dan bhabinkamtibmas harus mampu, ikut serta menenangkan masyarakat agar tidak resah dengan menyebarnya berita-berita hoax, serta menguatnya politik identitas yang dapat menggerus disinterngrasi bangsa.

Invventarisir dan berkordinasi dengan Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Masyarakat, untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat sehingga dapat mengunakan hak pilih dengan aman. (Rohimin)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.