Membuka Tirai Kebenaran

Heboh, Dekati Lebaran Dua Titik Jalan Poros di Konsel Amblas

2 min read
Kondisi jalan yang amblas, harus ekstra hati-hati
Saat melewati

Heboh, Dekati Lebaran Dua Titik Jalan Poros di Konsel Amblas

LintasIndoNews.com | Konawe Selatan — Kondisi jalan poros yang menghubungkan Kendari-Konsel tepatnya di Desa Anduna kecamatan Laeya sungguh memprihatinkan.

Tengok saja, tepatnya di tanjakan hutan Anduna. Kondisi jalan tersebut nyaris putus akibat longsor. Hingga Sebenarnya, kondisi jalan tersebut sudah lama amblas. Namun tidak pernah ada perhatian serius dari pemerintah terkait.

Antrian panjang mobil yang melintas

Konon, jalan tersebut adalah tanggungjawab Provinsi, sehingga Pemerintah Kabupaten enggan untuk memperbaikinya. Begitu pula yang ada di bilangan poros Konsel-Bombana tepatnya di Desa Punggapu kecamatan Andoolo.

Kepala Satuan Lantas (Satlantas) Polres Konsel, Iptu Yonathan menjelaskan, terkait dua titik jalan yang rusak parah itu, dirinya sudah pernah menyurati ke Dinas PU Provinsi maupun kabupaten. Namun kata dia tidak pernah ada titik terang.

“Kita sudah pernah sampaikan ke Dinas PU Provinsi. Namun alasan mereka, jalan tersebut akan segera diperbaiki tahun ini. Jadi untuk pemeliharan tidak bisa, karena memang langsung ada perbaikan total,” ungkapnya.

Begitu juga dengan pihak Kabupaten, sambung Yonathan, berdasarkan hasil kordinasi dengan Dinas PU Kabupaten. Namun demikian, pihaknya berdalih tidak ada anggaran untuk itu. Karena bukan domain PU Kabupaten melainkan PU Provinsi.

“Akhirnya kita hanya bisa pasang tanda hati-hati sebagai warning bagi pengendara yang melintasi jalan tersebut agar lebih ekstra hati-hati,” kesalnya.

Mantan Kasatlantas Konut ini menjelaskan, jika semuanya alasan terkait anggaran, siapa yang bertanggung jawab ketika jalan tersebut tiba-tiba putus tuotal.

“Berarti nanti tunggu putus betul baru ada perbaikan. Ini kan juga dilewati oleh masyarakat Konsel juga,,” sebutnya.

Sebelumnya, dirinya sudah pernah bicarakan sama salah satu perusahaan di daerah itu agar bisa menyumbangkan timbunan.

” Nah mereka sudah mau menimbun, namun tidak mau menghampar. Setelah saya sampaikan lagi di PU Kabupaten, katanya terlalu jauh, jaraknya dengan alat berat cukup jauh,” katanya.

Hingga saat ini Kasatlantas tak bisa berbuat banyak. Dirinya hanya bisa mengusulkan perbaikan terkait kondisi jalan tersebut. Dan berharap tidak terjadi hal yang tak diinginkan.

“Tugas kami adalah menjaga keamanan berlalulintas. Semoga kedepan ada perhatian serius dari pemerintah terkait,” unjar dia. (Edi)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

LintasIndoNews Social