Membuka Tirai Kebenaran

Ironis!! Infrastruktur Tak Memadai Warga Pedalaman Pilih Berobat di Satgas Pamtas

2 min read

LintasIndoNews.com, NTT BELU – POS FOHULULIK Satgas pamtas yonif R 408//SBH Medannya Yang berbukitan dan akses jalan yang masih jalan berbatu, ditambah pusat kesehatan masyarakat yang jaraknya jauh. Sehingga membuat warga dusun Fohululik yang mayoritas penduduknya adalah lansia, kesulitan apabila akan berkonsultasi atau berobat di puskesmas, Kamis 14/02/2019.

Namun dengan keberadaan pos fohululik dari satgas pamtas RI RDTL yonif R 408, membuat warga dusun Fohululik menjadi sedikit terbantu karena tidak perlu jauh jauh ke puskesmas, bisa langsung ke pos yang menjaga perbatasan ini.

Seperti pada saat Arnold, salah satu warga yang datang ke pos waktu pagi ini untuk periksa, karena sudah 3 hari merasa nyeri pada kaki, dan tidak bisa pergi ke kebunnya.

Pratu amin anggota kesehatan pos Fohululik langsung memeriksa kondisi Arnold, yang tenyata nyeri kaki yang dirasakan beliau disebabkan oleh kurangnya asupan air putih, dan air yang di konsumsi selama ini banyak mengandung zat kapur, Pratu Amin memberikan obat pereda sakit nyeri, dan menyarankan ke bapak Arnold untuk banyak minum air putih dan airnya harus di saring terlebih dahulu.

Setelah menerima obat dan penjelasan dari anggota kesehatan, Arnold pun pulang dengan perasaan senang, Dia mengatakan keberadaan pos satgas ini sangat membantu masyarakat, karena apabila ingin berobat tidak perlu jauh jauh lagi ke puskesmas yang jaraknya lebih dari 6 km dari dusun, Katanya.

Selain Arrnold , ada warga yang datang juga hari itu, yaitu mama elisabet di temani suaminya karena megeluh kepala pusing dan batuk – batuk.

Danpos Fohululik Sertu Cahyadi tri p, juga menyampaikan ke warga, pelayanan kesehatan dan obat yang di berikan ini gratis, dan semata mata hanya ingin membantu masyarakat sekitarnya.

Sumbee: Red (heri/hms Y R 408/SBH)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.