Membuka Tirai Kebenaran

Jembatan Darurat Desa Gilirejobaru di Bangun Warga

1 min read
Warga gilirejobaru gotong royong bangun jembatan tidak permanen (sementara)

LintasIndoNews.com | Sragen — Pasca ambrolnya jembatan penghubung desa Gilirejobaru kecamatan Miri kabupaten sragen provinsi Jawa Tengah beberapa waktu lalu, warga saat hari libur nasional. Di manfaatkan warga desa gilirejobaru membuat jembatan darurat sementara, Rabu 01/05/2019 Pukul 07.00 WIB sampai selesai,

Di bawah pimpinan kepala desa Hartono berinisiatif mengajak semua masyarakat desa gilirejobaru untuk gotong royong melakukan membuat jembatan sementara.

Saat tim media lintas indo di lokasi salah satu perangkat desa Juyanto selaku Kadus 1 menjalaskan, dibuatnya jembatan ini atas inisiatif pemerintah desa.

” Di buatnya jembatan yang sangat sederhana ini bertujuan bisa meringankan akses jalan sementara untuk aktifitas masyarakat kebayanan 2, mengingat kebayanan 2 ini tepisah dengan sungai, sehingga dengan kejadian jembatan yang ambrol beberapa bulan yang lalu ini sangat di keluhkan warga, ” Ungkap Juyanto.

Bila di lihat fungsinya, Jembatan tersebut adalah akses poros warga kebayananan 2 meliputi 6 dukuh . Dalam kegiatan gotong royong ini mengerahkan semua warga desa gilirejo baru , dan di minta bawa bambu 1 batang tiap orang karena jembatan sementara tersebut memakai kayu dan bambu .

Terlihat antusiame warga sangat soptimis untuk membuat jembatan darurat, dan jembatan darurat tersebut hanya bisa di lalui kendaraan ringan2 saja seperti roda 2 dan mobil2 kecil, untuk kendaraan besar tidak di anjurkan.

Dan kini di bawah Pemrintah Desa Gilirejobaru dan semua perangkat desa beserta masyarakat, berharap Pemerintah Kabupaten Sragen segera merelesiasi untuk pembangunan jembatan permanen tersebut agar perekonomian bisa bejalan normal seperti semula. (Ta’al)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.