Membuka Tirai Kebenaran

Kejahatan di Jaksel Terjadi Setiap 3 Jam Sekali, Sebut Kapolres

1 min read

LINTASINDONEWS.com, JAKARTA – Setidaknya kejahatan yang terjadi di Jakarta Selatan (Jaksel) sepanjang tahun 2019 terjadi sebanyak 2.662 kasus, dengan 122 tersangka dan penyelesaian kasus sebanyak 2.518 perkara.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Bastoni menyebutkan, data tersebut menurun dibanding 2018 yang tercatat terjadi 6.309 kasus dan tingkat penyelesaian 5.138 kasus serta 288 tersangka.

“Tren kriminalitas di Jakarta Selatan menurun pada 2019 dibanding 2018,” kata Bastoni, Sabtu (21/12/2019).

Bastoni menjelaskan, kejahatan di Jaksel rata-rata terjadi setiap tiga jam 18 menit terjadi tindak kejahatan. Menurutnya, hal ini berkurang satu jam 55 menit dibanding 2018.

Bastoni menyatakan, pada tahun lalu tercatat, dalam satu jam 23 menit terjadi satu kali kejahatan di wilayah hukum Jakarta Selatan. Ia pun berjanji akan lebih gencar menekan tingkat kejahatan pada 2020.

“Melalui langkah preventif dan persepsif, seperti patroli, razia, operasi rutin, imbauan kamtibmas serta tindakan represif,” imbuh Bastoni.

Bastoni menuturkan, jenis kejahatan tertinggi yakni 548 kasus narkoba, 271 kasus pencurian dengan pemberatan, 123 kasus penganiayaan berat, 118 pencurian kendaraan bermotor, 118 kebakaran, 32 pencurian dengan kekerasan dan lainnya.

Barang bukti narkoba yang disita antara lain 9.358 gram ganja, 3.850 gram sabu-sabu, 1 gram heroin, 2.439 butir ekstasi, 700 gram tembakau, dan 551 tersangka.

Saat ini, Bastoni juga menambahkan Polres Metro Jakarta Selatan memiliki kekuatan 1.429 personel padahal jumlah ideal sebanyak 2.207 personel.(Seno)

Sumber: Okezon

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.