Membuka Tirai Kebenaran

Kejurprov Tinju amatir “ Terminal Tirtonadi Fight tahun 2019.”.

2 min read

LintasIndoNews.com | Surakarta, Sekitar 300 petinju dari berbagai sasana di Jawa Tengah dipastikan ambil bagian dalam kejuaraan propinsi Kejurprov Tinju amatir “ Terminal Tirtonadi Fight tahun 2019.”.

Event yang baru kali terselenggara di terminal Tirtonadi Solo itu akan digelar di area parkir atas Tirtonadi pada 15 hingga 20 Juli mendatang.

Ketua panitia Jonathan Gembong saat menggelar jumpa persnya kepada wartawan mengatakan kejurprov digelar juga dalam rangka membangkitkan kembali tinju amatir di wilayah Solo raya yang sempat vakum hampir 4 tahun.

Baca Juga: Bupati Konsel Lepas 122 CJH Asal Konsel Tujuan Embarkasi Makassar

“ Kejurprov kami gelar mulai 15 Juli, mempertandingkan beberapa kategori putra putri, yakni pra-junior (13-14 tahun), junior (15-16 tahun), youth (17-18 tahun) dan elite (19-35 tahun) ,” ungkap Jonathan Gembong Sabtu (06/07/2019).

Menurutnya, para petinju dijadwalkan berdatangan di kota Solo pada 14 Juli, selanjutnya pertandingan dimulai 15 Juli selama 6 hari.

Tentang venue pertandingan Panpel akan mendirikan ring di salah satu bagian area parkir lantai atas terminal yang sangat luas itu, sebagai arena pertarungan.

“ Venue kami berupa ring dan tempat duduk penonton kami tempatkan di lantai dua terminal Tirtonadi. Setiap hari jadwal pertandingana akan dimulai pada pukul 16.00 WIB hingga selesai ,” tukas Gembong.

Tentang para petinju yang bakal tampil, dikatakan Jonathan Gembong juga terdapat petinju pelatda hingga pelatnas, dengan membawa nama pribadi maupun sasana.

“ Kota Solo Solo sendiri akan diikuti tujuh sasana, salah satunya yang akan berindak selaku tuan rumah adalah Sasana Sparta Solo yang menyiapkan 5 petinju andalannya ,” ungkapnya.

Baca Juga: Vanessa Angel Jadi Sorotan, Terkait Harganya Yang Mahal

Menurutnya, Wakil Sasana Sparta Solo itu adalah Wilis Boy Riripoy (91 kg), Isac Corpotuty (75 kg), Amos Gombo (69 kg), Jessy Siauwiy (60 kg), dan Henci Rumahosoal yang akan turun di kelas 56 kg. Wakil Solo lainnya yang juga akan mengirimkan beberapa petinjunya adalah Sasana BMC, DMC, hingga Hans Akademi.

“ Sebagai tuanrumah, kami optimis para petinjunya akan mampu merah target minimal 3 medali emas ,” cetusnya.

Sementara itu Koordinator Satuan Kerja Terminal Tirtonadi, Joko Sutriyanto mengaku ide kejuaraan tinju di terminal, memang bisa dibilang menjadi hal yang tidak biasa.

“ Ya, melalui pertandingan tinju yang digelar di terminal kami ingin menghidupkan suasana di terminal dapat lebih familier dengan masyarakat ,” ungkap Joko.

Selain itu yang paling utama adalah ingin agar ajang tersebut menjadi ruang yang positif untuk mensosialisasi olahraga tinju ke masyarakat secara langsung.

“ Lantaran lokasi ring berada di area terbuka, maka seluruh pertandingan dari hari pertama hingga terakhir para penonton tidak dipungut bayaran “ pungkasnya. (Janter)

Baca Juga: Babinsa Peleman Gelar Komsos

Sumber: rri.co.id

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.