Membuka Tirai Kebenaran

Kisah Inspiratif Tibyani, Bergelut Pasir dan Batu

2 min read

Tibyani saat mencari batu dan pasir

BOYOLALI, Dalam meniti hidupnya mantan driver pemadam kebakaran di jakarta ini memiliki cerita panjang. Pria yang terbiasa dengan lelaku spiritual ini, terbiasa dengan hidup yang sederhana, prihatin dan rajin mawas diri.

Dialah Tibyani, pelaku usaha di bidang kontruksi seperti talud gedung dan sejenisnya ini, harus rela ikut menceburkan diri bergelut dengan pasir dan batu (sirtu). Tibyani tak mau berpangku tangan, meski Febri sebagai tenaga pelaksanannya siap bekerja.

Tak hanya sampai di sini saja, Tibyani memiliki kecerdasan spiritual tinggi, terbukti dia dengan perilaku dan sikap hidupnya yang luwes serta fleksibel. Tipe seperti ini dengan mudah beradaptasi dengan berbagai macam situasi, tidak kaku dan santai menghadapi setiap orang. Ibarat sebuah air, Tibyani dapat menyesuaikan diri dengan wadahnya.

Pria yang memiliki toko bahan bangunan dan kuliner tahu kupat ini, adalah manusia yang memiliki kesadaran diri. Yang mampu mengenali dirinya sendiri dengan sebaik baiknya.

Hingga Tibyani mampu untuk mengelola manajemen hidupnya. Wajar jika kesuksesan mudah di raih, Selain itu memiliki kesadaran lingkungan tinggi. Yakni bisa fokus ke kepedulian sesama, persoalan hidup kesadaran lingkungan terhadap alam semesta ini.

Selain itu kecerdasan spiritualnya mampu berkontemplasi tinggi. yaitu mampu mendapatkan inspirasi dari berbagai macam hal, mampu menyampaikan nilai akan sesuatu dan makna kepada orang lain, atau memberikan inspirasi. Mampu memberikan kreatifitas dalam berbagai hal, dan mampu berinovasi dari hal apapun.

Kemudian, Tibyani selalu berfikir secara holistik, yakni berfikir secara menyeluruh, menyambungkan semua hal yang berbeda. Sistematis dan tidak mengkotak kotakan sesuatu.

Hingga mampu menerima perbedaan dan mau menerima masukan dari berbagai pihak. Dia selalu berfikir bahwa segalanya yang ada di alam ini adalah satu kesatuan sistem yang besar, dimana setiap elemen yang ada saling terikat.

Itulah kisah inspiratif seorang Tibyani, bagaikan bunga teratai. Meski hidup di atas lumpur, dia masih bisa tetap menampilkan keindahan dan berbagi kepada sesama. (Janter RS)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.