Membuka Tirai Kebenaran

Korban PHK ramai-ramai turun ke Laut mencari kerang

2 min read

LINTASINDONEWS.com, REMBANG – Warga desa Kabongan Lor Kecamatan Kota Rembang mencari kerang, saat air laut menyusut dan dangkal, warga sekitar pantai tersebut memanfaatkan mencari jenis kerang kripik.

Kerang keripik sejenis kerang yang berada dilaut, meskipun tidak kelihatan di permukaan untuk mendapatkan kerang tersebut harus merendam di air, caranya pasir di garuk dengan pacul atau cethok permukaanya kerang-kerangnya bermuculan.

Kerang keripik ini datangnya musiman tidak setiap hari atau bulan ada, musimnya disekitar bulan maret, april.

Biasanya ada puluhan orang yang mencari kerang keripik ini. Ada kaum ibu-i bu dan anak-anak apalagi saat liburan sekolah. Namun setelah ada gelombang pemutusan hubungan kerja ( PHK ) besar-besaran dengan merebaknya virus covid 19, mencari kerang ini salah satu untuk mencari penghasilan alternative.

Satu hari mualai jam 06.00 hingga jam 12.00 mencari kerang keripik seorang bisa menghasilkan dua kilo kerang bersih. Bila dijual satu kilo kerang bersih rp.45 ribu , kalau satu kilo kerang masih ada cangkangnya seharga rp.10.000 .

Supardi warga desa Pandean Kecamatan Kota Rembang, bekera sehari-hari nelayan tradisional mencari rajungan , kondisi seperti ini baru sepi, mereka mencari kerang keripik karena bulan ini baru musimnya kerang untuk di jual
“Biasanya saya mencari ikan dan rajungan, tapi ini musimnya baru sepi jadi mencari kerang keripik,” akunya

Yang sangat terasa masyarakat bawah yang terdampak virus corona ,seperi yang dialami mariyono, salah satu warga desa pandean kecamatan kota rembang .yang sehari – harinya sebagai supir truk mengaku sudah sebulan setengah nganggur akibat corona, mata pecahariannya menjadi lumpuh.

“ Ya mas dari pada diam di rumah hanya nganggur nonton tv yang isinya berita corona covid 19 ,ini saya ikut-ikut mencari kerang hasilnya untuk dijual dan ini sebagai sampingan,” katanya.

Sementara itu Hartono warga desa Kabongan Lor menuturkan, mencari kerang ini bukan untuk sampingan tapi untuk mata pencaharian penghasilan. Karena bekerja di gudang ikan sekarang di phk, sejak adanya virus corona ini sudah dua bulan nganggur, semenjak merebaknya virus yang mematikan menambah deretan panjang pengangguran .
Hartono mengaku mencari kerang berdua dengan istrinya sehari mendapat 2 kilo bersih , di jual rp. 80.000,- , kalau belum kupasan 1 kilo rp.10.000,-. “ kerang jenis keripik ini mas kalau sudah bersik kupasan dijual satu kilo rp 45 ribu, tapi kalu belum di kupas satu kilo rp.10.000,-“j elasnya.
Biasanya hasil tangkapan kerang di jual oleh pengepul ,atau ke warung-warung ,bahkan biasanya ada yang sudah mendapat pesanan dari warga. ( insan )

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.