Membuka Tirai Kebenaran

KPK Tetapkan Bupati Cirebon Jadi Tersangka Korupsi, Ini Akibatnya

2 min read
Ilustrasi

Lintasindonews.com, Cirebon. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua tersangka tindak pidana korupsi suap terkait mutasi jabatan, proyek, dan perizinan di Kabupaten Cirebon Tahun Anggaran 2018.

“Setelah melakukan pemeriksaan 24 jam pertama dilanjutkan gelar perkara tadi pagi (Kamis), disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji oleh Bupati Cirebon terkait mutasi, rotasi, dan promosi jabatan terkait proyek dan perizinan di Pemerintah Kabupaten Cirebon TA 2018,” kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Kamis (25/10).

KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dengan menetapkan dua orang sebagai tersangka.

Diduga sebagai penerima, yakni Bupati Cirebon periode 2014-2019 Sunjaya Purwadisastra (SUN). Sedangkan diduga sebagai pemberi Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cirebon Gatot Rachmanto (GAR).

“Diduga pemberian oleh GAR kepada SUN melalui ajudan Bupati sebesar Rp100 juta terkait fee atas mutasi dan pelantikan GAR sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cirebon,” ucap Alexander, dikutip Antara.

Diduga Sunjaya sebagai Bupati juga menerima pemberian lainnya secara tunai dari pejabat-pejabat di lingkungan Pemkab Cirebon sebesar Rp125 juta melalui ajudan dan sekretaris pribadi Bupati.

“Modus yang diduga digunakan adalah pemberian setoran kepada Bupati setelah pejabat terkait dilantik. Nilai setoran terkait mutasi ini diduga telah diatur mulai dari jabatan lurah, camat hingga eselon III,” ungkap Alexander.

Selain pemberian tunai terkait mutasi jabatan, lanjut Alexander, diduga Sunjaya juga menerima “fee” total senilai Rp6.425.000.000 yang tersimpan dalam rekening atas nama orang lain yang berada dalam penguasaan Bupati.

“Yang digunakan sebagai rekening penampungan terkait proyek-proyek di lingkungan Pemkab Cirebon Tahun Anggaran 2018,” kata dia.

Untuk diketahui, Sunjaya merupakan petahana yang memenangi Pilkada Kabupaten Cirebon 2018 lalu. Sebagai pihak yang diduga penerima, Sunjaya disangkakan melanggar dua pasal terkait suap dan gratifikasi.

Sumber : Elshinta.com

Editor    : Rian Hepi

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.