Membuka Tirai Kebenaran

KRM Kusumo Putro, SH, MH Sang Pecinta Lukisan Nyi Ratu Kidul, Siap Gelar Pameran di TBS

3 min read

KRM Kusumo Putro, SH, MH saat di ruangan Lukisan Nyi Ratu Kidul, Jumat (24/8).

LintasIndoNews.com | Solo, Dalam ruang kerjanya yang beralamat di Jl.Ahmad Yani No 115 Banjarsari Surakarta, Ketua LSM LAPAAN RI, KRM Kusumo Putro, SH, MH di hadapan para wartawan menyampaikan kecintaanya tentang seni lukis, terutama lukisan legenda Nyi Roro Kidul.

“Saya sangat menyukai lukisan sosok Nyi Roro Kidul, yang sudah melegenda di tanah Jawa ini, ” Katanya.

Menurut Kusumo, Bagi masyarakat Jawa, Nyi Roro Kidul adalah sosok yang sangat ditakuti sekaligus dihormati hingga sekarang. Meski keberadaannya masih misterius, namun cerita legenda Nyi Roro Kidul atau Ratu Pantai Selatan masih terus diperbincangkan.

Lukisan yang mengabarkan sesosok penguasa laut selatan

Sesosok makhluk sakral yang memiliki ceritera melegenda dan mistik yang dijuluki Ratu pantai selatan atau sang penguasa Segoro kidul orang Jawa menyebutnya, juga dijuluki, Ratu jin, Ratu kehidupan atau Dewi Sri, Ratu kekayaan, Ratu Kekuasaan.

“Karena cinta saya dengan lukisan makluk sakral tersebut, saya berkeinginan untuk menjadi kolektor berbagai bentuk dan ujud sang Ratu Kidul, hingga saya mengundang para pelukis handal dari wilayah Jogyakarta dan Solo, ” Urai Kusumo.

Lebih jauh dia juga menilai, Para pelukis yang memiliki keberanian untuk melukis sosok sang makluk halus Nyi Ratu Kidul, sangat dia dukung.

Terlihat ruangan yang penuh dengan lukisan Nyi Ratu Kidul

“Karena saya tahu, bahwa tidak semua pelukis yang ada, tidak semua berani untuk melukis sosok Ratu Kidul tersebut, pasalnya mereka mengaku takut jika ada sesuatu yang menimpa dirinya maupun keluarganya, ” Terang Kusumo.

Masih apa kata Kusumo, dari beberapa pelukis yang ditawarkan untuk melukis Ratu Kidul hanya ada 4 orang, yaitu dari solo ada 3 orang dan dari Jogyakarta ada 1 orang, dari para pelukis yang sanggup untuk melukis sosok sakral tersebut tidak diperbolehkan melukis menurut imajinasinya sendiri.

Saat Kusumo memperlihatkan lukisan dalam ruangan

“Harus sesuai dengan permintaan saya, contohnya soal wajah, mahkota ratu, perhiasan yang dipakai sang ratu kidul, jadi harus sesuai dengan imajinasi saya, karena hal tersebut tidak sembarangan menampilkannya. Dan saya minta ukuran medium yang akan digunakan untuk melukis berukuran panjang berdiri 2 meter lebar kesamping 1.2 meter,” Tuturnya.

“Pokoknya lukisan itu besarnya sepadan dengan manusia pada umum, dengan maksut kalau kita pose berdiri disamping lukisan tersebut seakan kita tidak berdampingan dengan lukisan, namun seperti dengan manusia biasa pada umumnya, ” Aku Kusumo.

Dan karena sang sosok ini adalah sebangsa jin atau makluk halus, maka bisa berujud apa saja, seperti berujud manusia cantik, hewan Naga, atau hewan lambang kekuasaan dan lain sebagainya, atau dengan bahasa lain bisa berubah seribu ujud.

Dari berbagai wujud, gambar Ratu Kidul hasil lukisan para pelukis tersebut, sebelumnya terlebih dahulu melakukan tirakat atau melakukan kegiatan yang sifatnya khusus ditempat yang khusus pula, yakni melakukan berbagai sesaji, seperti berbagai wewangian kembang, kembang cempaka, bunga sedap malam, kembang kantil, mawar, melati, kenanga dan lain lain, kemudian 2 ayam hidup yang masih muda dan 2 ayam mati( Ingkung) di bibir pantai selatan di Parang Kusumo, yaitu sebuah tempat yang diyakini dakral sebagai pintu gerbang NYI Ratu Kidul.

Hingga saat ini jumlah lukisan Ratu pantai selatan tersebut berjumlah 43, dan rencananya jumlah koleksi lukisan ada 50 buah, akunya, yang mana dibulan Desember nanti, yang bertepatan di hari ulang tahun Kusumo, siap menggelar pameran lukisan koleksinya di Taman Budaya Surakarta ( TBS).

“Saya akan mengundang para tokoh budayawan se Jawa Tengah, tokoh masyarakat, para wartawan dan terbuka untuk umum, akan tetapi siapapun dilarang melakukan pemotretan.lukusan tersebut, juga tidak saya jual belikan,”Pungkasnya. (Seno).

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.