Membuka Tirai Kebenaran

Letkol Ignatius Slamet Riyadi Pemuda Pemberani

1 min read

Dalam foto ini adalah Letkol Ignatius Slamet Riyadi tengah berjabat tangan dengan Mayor Jenderal F. Moll Inger yang disaksikan oleh kolonel van Ohl (tengah). Peristiwa ini terjadi pada proses penyerahan Kota Solo ke TNI pada 12 November 1949.

Betapa terkejutnya sang Kolonel yang mengetahui musuhnya dalam pertempuran itu ternyata masih sangat muda; ketika peristiwa ini terjadi, usia Ignatius Slamet Riyadi baru 22 tahun.

Baca Juga: PTSL Desa Plosorejo Diduga Jadi Ajang Pungli, Rp. 400 ribu Per Bidang

Pemuda Katholik pemberani Bukan hanya itu, pasukan yang dipimpin Slamet Riyadi seringkali membuat kerepotan tentara Belanda. Tak heran jika sang Kolonel itu begitu terkagum-kagum, jika tak mau dibilang dipecundangi.

Baca Juga; Tak Semua Pengangguran Dapat Kartu Pra Kerja, Begini Konsepnya

Sebelumnya pada 17 Agustus 1949 —di bawah Komando Slamet Riyadi, pasukan TNI berhasil melancarkan Serangan Umum Kota Solo. Atas serangan ini, akhirnya Belanda sepakat melakukan gencatan senjata dan menyerahkan Kota Solo ke TNI Indonesia.

Baca Juga: Versi YOUGOV: Di Indonesia Bukan Sosok Jokowi Yang Paling di Kagumi, Tapi Habibie

Sumber: kusuma

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.