Membuka Tirai Kebenaran

Lomba Panjat Pinang Desa Teras, Semarakkan HUT RI Ke 74

2 min read

Saat Lomba Panjat Pinang Desa Teras, Semarakkan HUT RI Ke 74, warga terlihat antusias 

LintasIndoNews.com | Boyolali, Panjat pinang berasal dari zaman penjajahan Belanda dulu. lomba panjat pinang diadakan oleh orang Belanda jika sedang mengadakan acara besar seperti hajatan, pernikahan, dan lain-lain. Yang mengikuti lomba ini adalah orang-orang pribumi.

Beragam acara digelar untuk merayakan hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia. Mulai dari tingkat RT hingga Nasional memiliki cara masing-masing untuk memperingati hari besar negara ini. Aneka macam lomba pun digelar dari desa-desa sampai kota besar. Salah satunya yaitu lomba panjat pinang.

Lomba panjat pinang merupakan salah satu perlombaan paling ikonik yang dilaksanakan pada hari perayaan kemerdekaan Indonesia. Sejumlah warga mengikuti lomba panjat pinang Kolosal di   RT 1, 2 dan 3 , Desa Teras, Kecamatan Teras Kabupaten Boyolali, Minggu (18/8)

Dalam perlombaan panjat pinang kolosal itu disiapkan 1 batang pohon bambu (sebagai ganti pohon pinang) dengan aneka macam hadiah sekaligus memeriahkan perayaan HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Alhasil peserta harus memiliki strategi dan kerja sama yang baik agar bisa menggapai hadiah yang digantung di pucuk tiang setinggi 10 meter, jadi para peserta harus ekstra hati-hati dalam berkompetisi.

Hadiah beupa barang senilai jutaan rupiah, Lomba Panjat Pinang ini pun di prakarsai oleh Eyang Hadi Sarno sesepuh juru kunci Eyang Guwo dan Parman Kempor Dwi beserta karang taruna diketuai Parjo. Sumber dana lomba ekstrim ini bentuk donatur warga didesa setempat.

Hadir Kades yang g baru saja di lsntuk, Santoso dan ketua RW Heru beserta ketua RT 1 Dwi, RT 2 Parman  dan RT 3 Eyang Hadi Sarno selaku sesepuh Desa Gupitsari. Para peserta pertama Group Sugi  cs , Peserta kedua piyan cs, Peserta ke tiga Tuwuk cs dan Peserta keempat Arif setiyadi cs.

Semua tim setelah memanjat pinang dan dpt mengambil bendera merah putih mendapat Rp 250.000 .peserta 4 tim semua mendapatkan uang lelah, atas kerja samanya memanjat pinang tersebut.

Satu team lima orang jadi satu orang mendapat 50 semua.begitu juga hadiahnya juga dibagi bersama sama utk 4 tim yang sudah bersusah payah penuh dengan oli, kaki gemetar untuk hadiahnya berupa barang senilai jutaan rupiah.

Warga masyarakat Gupitsari hadir menyaksikan dan memberi semangat para peserta panjat pinang. Selama satu jam lebih para peserta baru bisa sampai keatas mengambil bendera itupun peserta sangat lelah dan capek.

Panitia panjat pinang Hari selalu memberi semangat untuk para peserta dan menyediakan minuman dan rokok sepuasnya  karena berulang kali. Hingga selesai acara lomba ke 4 tim selamat tidak ada insiden yang membahayakan. (Janter/suharti)

Editor: Rian 

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.