Membuka Tirai Kebenaran

Mbah Tibyani Tokoh Spiritual: Hadapilah Hidup Ini Dengan Senyuman

2 min read

Mbah Tibyani Tokoh Spirirual

BOYOLALI, Istilah ‘Kerohanian’ atau ‘Spiritualitas’ tidak memiliki definisi yang pasti, meskipun para ilmuwan sosial telah menetapkan spiritualitas sebagai pencarian untuk yang dikaitkan dengan “kudus,” di mana “suci” secara luas didefinisikan sebagai sesuatu yang diatur terpisah dari umumnya dan pantas dihormati.

Hampir sepanjang hidup manusia, berurusan dengan kata spiritual. Apalagi di Indonesia. Spiritual bahkan sering menjadi perbincangan setiap saat. Apa itu spiritual? Dan bagaimana cara kerjanya? Kenapa ia seolah begitu penting dalam kehidupan manusia.

Spiritual adalah sebuah kata. Untuk menyebutkan pada suatu tindakan manusia. Dan seringkali dikaitkan pada ritual-ritual tertentu. Termasuk keagamaan.

Saat Manusia melakukan tindakan semacam ritual, bisa disebut berspiritual. Apa pun itu tindakannya. Baik melalui agama yang terorganisir, sistem keyakinan berbagai aliran, hingga budaya dan tradisi, sering dikaitkan sebagai tindakan spiritualitas.

Untuk kali ini tokoh spiritual yang sedang hangat di perbincangkan adalah Mbah Tibyani, Pria yang kini tinggal di Sambi Boyolali ini tak asing lagi di berbagai kalangan.

Tibyani memiliki pandangan, menurutnya  religius dan spiritual harus seimbang. Yakni jika orang religius, adalah orang yang taat pada agama yang dianut. Atau orang yang melakukan tindakan yang menjadi perintah dalam agamanya. Baik dalam bentuk ritual, bahkan hingga mengenakan atribut-atribut yang mencerminkan simbol-simbol Agamanya.

“Maka dari itu, antara agama dan spiritual harus seimbang, agar kita bisa menjalankan kebenaran dan kebaikan, untuk menolong sesama, “jelas pengusaha kuliner tahu kupat dan material bangunan ini. Jumat (10/4/2020).

Masih kata Tibyani, jika manusia sering melakukan lelaku dan mendekatkan diri kepada sang kholik, dia meyakini Tuhan akan mencukupi dan menyelesaikan semua masalah dalam hidupnya, bahkan bisa menolong orang lain.

“Saya jika dimintai tolong oleh siapapun akan siap membantu sesuai kemampuan saya, ” kata Pria yang bisa mengobati berbagai penyakit ini.

Labih lanjut, Tibyani juga berpendapat jika dia mengobati hanya sebagai lantaran, selebihnya menurut dia Tuhan yang mengijinkan untuk sembuh.

“Pernah ada pasien yang di vonis harus di operasi, alhamdullilah berkat ijin Alloh SWT bisa sembuh setelah saya obati, ” terangnya disuatu ketika.

Selain senang berorganesasi di Ormas SAPU JAGAD, Tibyani juga aktif di tubuh AWPI (Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia), dia ingin menjalin dengan berbagai kalangan.

Bahkan Tibyani juga tak lepas dari kegiatan sosial, dia tak sungkan-sungkan memberi bantuan, baik tenaga pikiran bahkan materi.

“Hidup itu harus di jalani dan di syukuri, hadapilah hidup ini dengan senyuman, “pesan Tibyani berfilosofi. (Janter)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.