Membuka Tirai Kebenaran

Mencega Wabah Covid-19, Harita Neckel Lockdown di Area Operasional

2 min read

TERNATE, Perusahaan tambang Harita Nickel yang beroperasi di Pulau Obi, Halmahera Selatan telah melakukan karantina wilayah (lockdown) di area operasionalnya. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan meluasnya wabah Covid 19 ke wilayah operasional. Karantina wilayah telah dilakukan sejak 20 Maret 2020 lalu.

Head of External Relation Harita Nickel, Stevi Thomas mengungkapkan, sejak diberlakukannya karantina wilayah, maka seluruh pekerja Harita Nickel tidak ada yang boleh masuk maupun keluar dari wilayah operasional. Ini dilakukan dengan melihat perkembangan bahwa orang yang positif Covid 19 di Indonesia semakin bertambah, khususnya di Pulau Jawa.

“Harita sangat memperhatikan dan peduli dengan kondisi kesehatan karyawan dan masyarakat sekitar. Sebagai perusahaan yang mengutamakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam melaksanakan operasional, langkah ini menjadi upaya pencegahan agar wilayah operasional Harita terbebas dari Covid 19. Saat ini, potensi penyebaran virus Covid 19 tidak hanya berasal dari luar negeri, tapi juga dari dalam negeri,” ungkap Stevi

Meski perusahaan melakukan karantina wilayah, namun operasional tetap berlangsung seperti biasa. Karyawan tetap bekerja dengan aman dan nyaman. Segala kebutuhan karyawan dipenuhi oleh perusahaan sehingga karyawan tidak perlu ke luar lokasi tambang guna memenuhi kebutuhannya.

“Ini juga dilakukan guna mendukung Pemerintah dalam menangani wabah Corona di dalam negeri. Presiden RI Joko Widodo telah menetapkan wabah virus corona (Covid 19) di Indonesia sebagai Bencana Nasional Non Alam sejak Sabtu, 14 Maret lalu. Presiden telah menginstruksikan untuk belajar, bekerja dan beribadah di rumah. Dengan melihat perkembangan yang ada, selanjutnya Harita Nickel melakukan karantina wilayah. Sebelumnya, secara bertahap, pembatasan aktivitas perjalanan juga sudah mulai dikurangi,” tambah Stevi

Harita berharap Maluku Utara terbebas dari virus Corona dan tidak ada warga di Maluku Utara yang positif Covid 19.

“Kami juga menghimbau kepada semua pihak untuk tidak beraktivitas di luar rumah guna mencegah terjangkitnya wabah. Mari kita bersama-sama mendukung Pemerintah dalam upaya nasional menangani wabah Corona,”pungkasnya mengakhiri (Red)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

LintasIndoNews Social