Membuka Tirai Kebenaran

Menilik Budaya Bangsa Kita Yang Sudah Ribuan Tahun, Pemerintah Seyogyanya Membuat UU Perlindungan Seni Budaya dan Kearifan Lokal

3 min read

Oleh: BRM Kusumo Putro, SH. MH 

(Ketua Umum Yayasan Forum Budaya Mataram)

 

OPINI, Merujuk kepada sensus penduduk oleh Badan statistik ( BPS ) tahun 2010 indonesia memiliki sekitar 1.340 suku bangsa yang tersebar di seluruh Kepulauan yang ada, data ini juga dilansir dari Kementrian Sekretariat negara.

Adapun jumlah bahasa daerah di Indonesia mencapai 718 bahasa daerah, menurut data terkhir dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, bahasa daerah atau bahasa nasional sudah terindentifikasi di Indonesia, yakni bahasa yang dipelajari pertama kali oleh seseorang sedari kecil secara alamiah, dan menjadi dasar sarana komunikasi serta pemahaman terhadap lingkungannya atau sering kita sebut sebagai bahasa lokal.

Selain itu, Indonesia juga mempunyai ribuan kearifan lokal yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Jauh sebelum Negara Republik Indonesia berdiri, dimana kearifan Lokal adalah Pandangan Hidup dan Ilmu Pengetahuan serta Strategi Kehidupan yang berwujud aktifitas dilakukan oleh masyarakat lokal yang berada di suatu tempat dalam menjawab berbagai masalah dalam pemenuhan Kebutuhan hidup mereka yang dalam bahasa asing sering dikonsentrasikan sebagai Kebijakan setempat atau Local Wisdom, Pengetahuan setempat atau Local Knowledge, Kecerdasan Setempat atau Local Genius.

Kearifan Lokal hadir bersamaan dengan terbentuknya Masyarakat kita. Selain itu bangsa indonesia juga kaya akan Seni dan Budaya, yang tidak dimiliki oleh bangsa-bangsa lain di dunia.

Oleh karena itu sudah saatnya dalam melindungi semua itu, maka sebaiknya Pemerintah segera membuat Undang-Undang Perlindungan Seni Budaya dan Kearifan Lokal.

Agar Seni Budaya dan Kearifan Lokal Negeri ini tetap terjaga dengan baik dan tetap lestari selamanya, tidak hilang dan punah diterjang Perkembangan Jaman oleh budaya-budaya negara asing, yang nantinya justru menggerus dan lama- lama akan Menghilangkan Budaya dan Kearifan Lokal Bangsa kita sendiri.

Padahal budaya kita sudah ada sejak ribuan tahun silam, yang sudah menjadi ciri khas sebagai sebuah bangsa yang bernama Indonesia, jangan sampai teramputasi dan termarjinalkan oleh bangsa Kita sendiri.

Sebagai warisan untuk generasi sekarang dan dan kepada generasi yang akan datang. Undang-Undang yang saya maksud adalah Undang-Undang yang lebih lengkap, walaupun saat ini sudah ada Undang-Undang Perlindungan cagar Budaya, namun itu belum lengkap dan belum mencakup Perlindungan secara keseluruhan.

Bila kita menilik akhir-akhir ini jarang sekali Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) kita melakukan Sidang, untuk membuat Undang-Undang tentang Perlindungan Budaya dan Kearifan Lokal guna Melengkapi Undang-Undang yang sudah ada.

Yang menjadi pertanyaan saya kok malah Belum Pernah yaaaa?.
Padahal Budaya dan Kearifan Lokal yang ada saat ini adalah ROH kekuatan bangsa kita.

Mari kita lihat Gebrakan yang akan dilakukan oleh para Wakil kita untuk Membuat Undang-Undang terbaru untuk melindungi Budaya dan Kearifan lokal bangsa kita.

Jangan sampai di duplikat bangsa lain, apalagi di bajak atau di plagiat, bahkan di komersilkan hanya untuk menyingkirkan pelaku seni dan budaya sesungguhnya.

Tulisan yang sederhana dan keluar dari hati yang paling dalam ini, semoga bisa menggetarkan membukakkan mata hati dan pikiran mereka, berapa pentingnya Budaya dan Kearifan Lokal bagi Keberadaan Negeri Indonesia Tercinta, ibarat kata sebuah intan permata yang harus di jaga selamannya.

Karena jarang disentuh oleh Pemerintah dan Para Pemangku Kebijakan serta oleh Wakil Rakyat kita, padahal dalam menyelesaikan masalah yang terjadi di masyarakat kalau menggunakan budaya dan kearifan lokal cost nya lebih kecil dan hasilnya bisa memuaskan semua pihak.

Padahal dalam menyelesaikan masalah yang terjadi di masyarakat kalau menggunakan budaya dan kearifan lokal, kemungkinan terjadinya CHAOS akan lebih kecil, karena penyelesaian permasalahan yang terjadi di masyarakat akan lebih mudah.

Hasilnyapun juga bisa memuaskan semua pihak, Oleh karena itu Budaya dan Kearifan Lokal harus Menjadi Perhatian Khususnya bagi Pemerintah dan Seluruh Rakyat Indonesia. untuk selalu di uri-uri agar tetap lestari.

Jangan sampai Hilang dan Punah dari Negeri tercinta ini, dan akhirnya Bangsa kita akan Kehilangan Budayanya sendiri, kehilangan Jati Diri dan Roh Negara Indonesia yang Berdaulat dengan Masyarakat yang Beradab dan Berbudaya.

Saya selalu Aktifis Pelestari Budaya dan kearifan lokal, berharap semoga Pemerintah mau mendengarkan dan mewujudkannya. Semoga Obsesi yang telah lama terpendam ini bisa terwujud, Amiin….Salam Budaya dan Kearifan Lokal.

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

LintasIndoNews Social