Membuka Tirai Kebenaran

Peningkatan Hasil Belajar Tematik Menggunakan Media Google Form Pada Siswa Kelas IV SD Negeri Kliwonan 1 Tahun Pelajaran 2020/2021

3 min read

Oleh Fauzan Ahmadi, S.Pd.

SD Negeri Kliwonan 1 Kecamatan Sragen Kabupaten Sragen

OPINI, Pembelajaran adalah suatu proses, dimana siswa tidak hanya menyerap informasi yang disampaikan guru, tetapi melibatkan berbagai kegiatan dan tindakan yang harus dilakukan untuk mencapai hasil belajar yang lebih baik. Inti dari pembelajaran adalah siswa yang belajar.

Proses pembelajaran membutuhkan metode dan media yang tepat. Kesalahan menggunakan media pembelajaran, dapat menghambat tercapainya tujuan pendidikan yang diinginkan. Dampak yang lain adalah rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran. Hal ini disebabkan karena dalam proses pembelajaran siswa kurang dilibatkan dalam situasi optimal untuk belajar, pembelajaran cenderung berpusat pada guru, dan klasikal.

Selain itu siswa kurang dilatih untuk menganalisis permasalahan, jarang sekali siswa menyampaikan ide untuk menjawab pertanyaan bagaimana proses penyelesaian soal yang dilontarkan guru.

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin cepat diharapkan membawa dampak positif bagi kemajuan dunia pendidikan sekarang ini. Hal ini dapat menjadi media yang efektif dan efisien untuk menunjang proses pembelajaran.

Beragam fasilitas multimedia berbasis teknologi dapat dimanfaatkan agar proses pembelajaran menjadi lebih menenarik. Penggunaan teknologi informasi di zaman globalisasi dan era digital tidak dapat dikesampingkan dan menjadi suatu kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat.

Pada bulan Maret 2020 pemerintah Indonesia menetapkan kasus pertama virus Covid -19 yang menyerang masyarakat Indonesia. Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 pemerintah menghimbau seluruh masyarakat untuk selalu menjaga jarak dan tidak melakukan kontak atau interaksi dengan sesama. Pemerintah Indonesia secara resmi telah menetapkan status darurat Covid-19 dengan menutup seluruh kegiatan baik ekonomi, ibadah dan pendidikan.

Sejak pemerintah menerapkan status lockdown maka kegiatan belajar mengajar yang biasanya dilaksanakan di sekolah harus dilakukan secara online atau daring (dalam jaringan).

Dalam kenyataannya pembelajaran daring yang dilaksanakan selama pandemi Covid-19 menimbulkan beberapa masalah yang dihadapi sekolah. Banyak siswa yang malas untuk mengerjakan tugas dan kurang aktif dalam mengerjakan soal evaluasi yang diberikan guru. Sehingga hasil belajar siswa banyak yang masih di bawah KKM.

Selama ini guru memberikan tugas dengan cara mengirimkan soal melalui file atau foto dalam whatsapp grup lalu siswa menulis jawaban di buku dan memfoto hasil pengerjaan untuk dilaporkan kepada guru. Namun dari data pengumpulan tugas yang dicatat oleh guru, masih banyak siswa yang tidak mengumpulkan tugas evaluasi  dan hasil belajarnya masih di bawah KKM.

Banyak faktor yang mempengaruhi keaktifan siswa dalam mengerjakan tugas daring, bisa dari dukungan orang tua yang masih kurang dan juga minat siswa yang rendah dalam megerjakan soal yang diberikan oleh guru. Selain itu faktor pemberian tugas yang monoton dan membosankan dari guru juga menjadi salah satu penyebab dari kurangnya minat siswa untuk mengerjakan tugassehingga hasil belajar siswa banyak yang di bawah KKM.

Minat siswa dapat tercipta melalui penerapan media pembelajaran yang menarik. Salah satu media pembelajaran yang menarik dalam pembelajaran daring adalah memanfaatkan aplikasi google form dalam pemberian tugas kepada siswa.

Aplikasi google form  ini sebagai media pembelajaran yang diintegrasikan dengan soal-soal evaluasi diharapkan dapat membuat pembelajaran lebih menarik, menyenangkan dan aktif. Karena melaui media google form siswa dapat melihat langsung nilai tugas yang telah dikerjakannya, sehingga minat siswa untuk mengerjakan tugas akan meningkat dan menyebabkan hasil belajar siswa juga akan meningkat.

Setelah kami lakukan perbaikan pembelajaran dengan menggunakan media google form hasil belajar siswa yang terlihat pada setiap tindakan cenderung mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat pada data yang diperoleh pada saat evaluasi tiap siklus yang telah dilakukan. Nilai rata – rata siswa pra siklus adalah 63 dengan rincian dari 10 siswa, sebanyak 4 (40%) siswa sudah mencapai KKM yang ditentukan sehingga dinyatakan tuntas, sedangkan 6 (60%) siswa dinyatakan belum tuntas karena tidak mencapai KKM yang ditentukan. Setelah dilaksanakn penelitian tindakan kelas dengan menggunakan media google form pada siklus 1 nilai rata-rata siswa ada peningkatan yaitu menjadi 73  dengan rincian dari 10 siswa,  sebanyak 6(60%) siswa sudah mencapai KKM yang ditentukan sehingga dinyatakan tuntas, sedangkan 4 (40%) siswa dinyatakan belum tuntas karena tidak mencapai KKM yang ditentukan . Setelah penelitian perbaikan pembelajaran dilanjutkan ke siklus 2 nilai rata –rata yang diperoleh siswa adalah 86 dan siswa yang mencapai KKM atau tuntas adalah 8 (80%) siswa, sedangkan 2 (20%) siswa dinyatakan belum tuntas karena tidak mencapai KKM.

Dari pra siklus, siklus 1 sampai siklus 2 hasil belajar siswa cenderung mangalami peningkatan yang berarti. Hasil belajar siswa dapat dilihat dari peningkatan yang terjadi dalam tiap – tiap evaluasinya. Proses peningkatan tersebut terjadi karena guru dalam memberikan tugas daring menggunakan media google form, yang mana siswa dapat melihat langsung hasil pekerjaannya sehingga siswa lebih termotivasi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

Berdasarkan data-data yang diperoleh dari pra siklus, siklus 1 dan siklus 2 ini maka dapat dikatakan bahwa penggunaan media google form dapat meningkatkan hasil belajar tematik pada siswa kelas IV SD Negeri Kliwonan 1 tahun pelajaran 2020/2021. (*****)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.