Membuka Tirai Kebenaran

Pentingnya Pendidikan Karakter Di Sekolah

4 min read

Oleh: SYUIB,S.Pd.Ind

(Kepala Sekolah SDN Seuneubok Teungoh.Aceh Timur)

 

OPINI, Setiap negara saat ini senantiasa mengharapkan pendidikan dan karakter warga negaranya menjadi lebih baik,berbagai upaya dilakukan pemerintah melalui instansi atau lembaga untuk menyikapi permasalahan tersebut,dinegara kita pemerintah mencanangkan pendidikan karakter baik dalam pendidikan formal maupun non formal,salah satunya adalah gerakan penguatan pendidikan karakter disekolah dan diimplementasikan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.

Penguatan pendidikan karakter (PPK) merupakan proses pembentukan, transformasi, transmisi, dan mengembangkan potensi peserta didik agar bisa berpikir baik,berhati baik dan berperilaku baik sesuai dengan falsafah hidup Pancasila.Untuk bisa meraih semua itu tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena harus menghadapi berbagai tantangan seperti harmonisasi pengembangan potensi peserta didik yang belum optimal antara etik (olah hati),literasi(olah pikir), estetik(olah rasa), dan kinestetik (olahraga),besarnya populasi peserta didik,guru,dan sekolah yang tersebar di seluruh Indonesia dan belum optimalnya sinergi tanggung jawab terhadap pendidikan karakter anak antara sekolah,orang tua dan masyarakat.

Melalui Undang-undang No. 20 Tahun 2003 Pasal 3, negara mengamanatkan bahwa, pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa pada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.

Pemerintah menyadari kemerosotan moral dan akhlak yang harus diperhatikan dengan serius.Melalui misi revolusi mental pemerintah mengintruksikan daerah untuk memusatkan perhatian kepada dunia pendidikan, lebih sepesifiknya pendidikan karakter.

Begitu juga dengan tantangan globalisasi seperti pengaruh negatif teknologi informasi dan komunikasi terhadap gaya hidup anak dan remaja serta pudarnya nilai-nilai religius dan kearifan lokal bangsa serta dalam bersosial masyarakat,terbatasnya pendampingan orang tua yang mengakibatkan krisis identitas dan disorientasi tujuan hidup anak,keterbatasan sarana belajar dan infrastruktur dan sarana edukasi akhlak lainnya.

Penguatan pendidikan karakter sangat penting disekolah,para pemangku jabatan pendidikan memahami bahwa membentuk karakter tidak mudah namun perlu dilakukan secara sustainable dalam mendidik, memberi suri tauladan, melatih serta membimbing. Pembentukan karkater dalam cakupan pendidikan islam adalah pondasi bagi seluruh anak cucu adam, membentuk karakter sejak dini untuk peserta didik-siswi sekolah dasar dengan memberi suri tauladan dan bimbingan.

Kalau kita melihat kondisi saat ini didaerah khususnya di Aceh,dari dulu telah dilakukan perpaduan pendidikan tradisional  (Dayah dan pasantren) dengan pendidikan lembaga formal (sekolah) sehingga menyumbangkan cendikia, pembaharu dunia pendidikan di Aceh,oleh sebab itu tidak heran jika melihat banyak orang tua lebih mempercayakan pendidikan anaknya dipasantren-pasantren terpadu,dan demi tercetaknya karakter dan masa depan anak yang baik.Dan banyak pihak peneliti luar negeri melakukan observasi serta penelitian terkait pendidikan dibumi rencong, sehingga dengan sendirinya membuat generasi Aceh khususnya memiliki subtansi dan paradigma tersendiri terkait pendidikan karakter yang kental dalam dunia pendidikan yang identik dengan islami dan syariah.

Foto ilustrasi : Kegiatan santri dalam pembentukan jasmani sehat di Madrasah Ulumul Quran.Langsa.Aceh

Pendidikan karakter bertujuan melahirkan pribadi pemberani, kuat, tangguh, pantang menyerah, terampil.Tidak terpaku pada pembangunan spiritual saja tetapi juga membentuk pribadi-pribadi yang berjiwa besar sebagai kolaborasi dengan tambahan adanya kompetensi yang harus dikembangan oleh pendidik yaitu berjiwa kritis, kreatif,kolaboratif dan inovatif serta berkarakter baik.

Implemenasi penguatan pendidikan karakter disekolah adalah sebagai solusi untuk mencegah kemerosotan moral dan akhlak diawali dari pendidikan dasar yaitu dibangku sekolah dasar dan usia dini serta lembaga-lembaga pendidikan formal dan non formal lainya, guna membentuk karakter sejak dini menjadi pondasi dan benteng mereka saat meranjak usia remaja dan dewasa.

Bedasarkan pertimbangan diatas perlu adanya aksi strategis oleh pemerintah bagi guru atau pendidik untuk dilatih serta dibimbing akan pentingnya pendidikan karakter disekolah sebagai tujuan pendidikan.Pemerintah memfasilitasi guru dengan pelatihan, bimtek, juknis, seminar dan program untuk menunjang implementasi penguatan pendidikan karaker disekolah oleh pemerintah saat ini.Tugas mulia ini tidak mungkin dilaksanakan oleh penyelenggara pendidikan saja,dan sangat diperlukan dukungan orang tua/wali murid serta masyarakat sangat penting dalam memonitoring hingga menjadi pelopor pendidikan dirumah dan dilingkungan masing-masing.

Usaha para pendidik yang berada dalam lembaga formal tidak maksimal tanpa adanya dukungan dari masyarakat dan tokoh-tokoh,tugas yang dilaksanakan disekolah terstruktur dengan baik akan sia-sia jika keluarga dan masyarakat tidak memperhatikan dan mengontrol anak-anak pulang sekolah.Idealnya kerjasama pendidik dengan  wali peserta didik serta masyarkat harus diperhatikan dengan serius demi tercapainya cita-cita kita bersama untuk membentuk karakter yang baik generasi bangsa ini kedepan.
Harapan penulis serta pemerintah untuk mewujudkan Generasi Emas 2045 harusnya kita persiapkan mulai dari sekarang.Karena untuk bisa mewujudkan semua itu harus melalui kerlibatan semua pihak yaitu kerjasama antara pemerintah dalam hal ini sekolah, keluarga, dan masyarakat yang merupakan bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental.Wassalam. (*****)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.