Membuka Tirai Kebenaran

Penyemprotan disinfektan, masjid dan pasar Rembang disterilisasi dari virus corona

2 min read

LINTASINDONEWS,com, REMBANG  – Pemerintah Kabupaten Rembang mulai mensterilkan sejumlah fasilitas publik mengantisipasi virus korona atau covid-19. Salah satunya penyemprotan disinfektan dilakukan di masjid agung dan pasar tradisional kota Rembang ,rabu 18 maret 2020.

Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten ( DKK ) Rembang melakukan penyemprotan anti virus yaitu disinfektan. Penyemprotan tersebut di awali dari Masjid Agung Kota Rembang, setelah masjid nyasar ke pasar tradisional mulai pintu masuk dinding, kios – kios pasar, pagar, los pasar semuanya di semprot.

Bupati Rembang H. Abdul Hafidz mengatakan, selain masjid agung, pasar kota Rembang, Kantor Setda Rembang, Kantor-kantor pemerintahan, dan rumah sakit, tak luput didisinfektan. “Ya bersyukur, tadi ada penyemprotan disinfektan dari DKK ke Masjid, Pasar, Rumah Sakit. Tujuannya adalah sterilisasi dari wabah virus corona, sehingga masyarakat pasar tetap nyaman berjualan ,” terang Hafidz.

Hafidz menambahkan, pemda Rembang sejak pekan lalu secara berkelanjutan terus memaksimalkan langkah preventif guna mencegah penyebaran virus korona ini. Seperti halnya sosialisasi yang dilaksanakan dengan menggandeng desa, lurah hingga ke RT dan RW

Pengecekan suhu tubuh dan penyediaan sanitizer di ruang publik, kantor, sarana transportasi . Selain itu, dengan penyemprotan cairan disinfektan dengan menyasar fasilitas, tempat umum di Rembang secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut,pihaknya mengimbau masyarakat tentang pola hidup bersih dan sehat (BHBS) dan cuci tangan pakai sabun (ETPS). Untuk mencegah serta mengantisipasi penyebaran virus corona, diperlukan kesadaran masyarakat untuk aktif menerapkan PHBS dan ETPS.

Sementara itu Tri Endangwati pedagang pasar Rembang ,sangat kawatir dengan merebaknya virus corona ini. Apalagi beredar isu pasar akan di tutup sementara.

“ Iya ada kabar dari sesama pedagang pasar ,dengan merebaknya virus corona pasar Rembang akan di tutup , kalau ditutup disuruh jualan dimana, “jelasnya.

Setelah mendapat keterangan langsung dari bupati Rembang H, Abdul Hafidz ,bahwa tidak ada penutupan pasar rasanya senang.

Dalam penyemprotan ini buapti di dampingan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang dr.Ali Safi’i ,Kepala Koperasi Perdagangan dan UMKM Rembang Akhsanuddin, dan pejabat terkait. ( Insan )

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.