Membuka Tirai Kebenaran

Ciderai Program Bupati Sekolah Gratis, SMPN 3 Karanganyar di Duga Lakukan Pungli

2 min read
H. Safrudin kasek SMPN 3 Karanganyar

Dugaan Pungli yang melibatkan oknum Guru, Humas SMPN 3 Karanganyar Sulasdi, dalam rilis LSM GANNAS menyampaikan jika benar lakukan praktek pungli, silahkan laporkan ke Ombudsman.

LintasIndoNews.com, Karanganyar — Di duga SMPN 3 Karanganyar lakukan Pungli , ini berdasarkan investigasi LSM GANNAS di temukan adanya pungutan Jumlah siswa 861, untuk besarnya pungutan 420 ribu per siswa. Di lakukan oleh komite sekolah atas dasar progam dari sekolah, dan dalam bulan februari 2019 harus dibayar lunas, Saat di konfirmasi hasil rilis dari LSM GANNAS Kepala Sekolah membenarkan pungutan itu.

Jika benar apa yang di lakukan pihak sekolah ini, bagi siswa Sekolah masalah tersebut jelas menciderai progam Bupati Karanganyar, yang memprogamkan sekolah wajib belajar 9 tahun gratis, karena dari Pemerintah Daerah telah mengucurkan BOS DA, untuk siswa yang menduduki sekolah di kabupaten Karanganyar.

Hal ini sangat bertentangan dengan berbagai berbagai aturan yakni Berdasarkan PP No 47 tahun 2008,tentang wajib belajar 9 tahun. PP No 18 tahun 2010 tentang penyelenggaraan pendidikan.
Permendikbud No. 60 tahun 2011 tentang larangan pungutan pada siswa SD dan SLTP. Permendikbud No.44 tahun 2012 tentang pungutan dan sumbangan pendidikan pada satuan pendidikan dasar.
Permendikbud No. 75 tahun 2016 tentang komite sekolah yg diatur dalam pasal 12.

Saat di konfirmasi LSM GANNAS dalam rilisnya yang di terima meja Redaksi, Humas SMP N 3 Karanganyar Sulasdi juga membenarkan hal tersebut, dengan alasan komite sekolah yang melakukan atas dasar progam sekolah, dan juga Lasdi berharap agar masalah tersebut dilaporkan Kepala Dinas Pendidikan kab Karanganyar, atau Bupati Karanganyar dan Ombudsman.

Sedangkan sampai hari ini Kepala Dinas Pendidikan kabupaten karanganyar belum bisa dikonfirmasi sebab masih ada acara kedinasan di Bali.

Sementara LSM GANNAS hanya berhasil mengkonfirmasi dan melaporkan hasil temuan tersebut kepada Plt Kabid Dikdas Kabupaten Karanganyar Nurini, jelas perbuatan Kepala Sekolah SMPN 3 karanganyar melawan hukum yang bagainana diatur dalam UU No 31 Tahun 1999 No 20 Tahun 2001.

Pembayaran dilakukan di lingkungan sekolah melalui oknum guru yang bernama Endah bidang mapel matematika salah satunya, LSM GANNAS akan melaporkan hal tersebut ke Ombudsman, Bupati Karanganyar karena keinginan dari Humas SMPN 3 karanganyar Sulasdi.

Kontributor: LSM GANNAS

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.