Membuka Tirai Kebenaran

PTSL Desa Plosorejo Diduga Jadi Ajang Pungli, Rp. 400 ribu Per Bidang

2 min read

LintasIndoNews.com | Blora, Program Nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang seharusnya ditujukan untuk memudahkan warga mengurus sertifikat tanah, justru menjadi lahan basah bagi segelintir oknum.

Orogram yang seharusnya dapat meringankan biaya untuk penerbitan sertifikat, justru sebaliknya di buat kesempatan untuk melakukan pungutan berbagai macam alasan, yang dapat mengeruk keuntungan pribadi atau sekelompok orang.

Di salah satu desa penerima program PTSL tepatnya Desa Plosorejo Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora, saat di konfirmasi di beberapa perangkat Desa menjelaskan bagi pemohon yang mendaftar sebagai pemohon harus membayar Rp.400 ribu, dengan alasan kesepakatan bersama antara pemohon.

Baca Juga: PTSL Desa Palon Diduga Jadi Ajang Pungli

Namun dalam kepanitiaan salah satu perangkat tidak tahu siapa yang terlibat menjadi kepanitiaan, karena yang mengkoordinir Kepala Desa. Saat di konfirmasi Sekertaris Desa sebut saja inisialnya STM membenarkan tentang biaya yang di tanggung oleh pemohon Rp. 400 ribu.

Lebih dalam, setiap pemohon di tambah harus menyetor materai seharga Rp.6 ribu sebanyak 5 buah, bahkan bagi pemohon untuk perubahan nama SPPT setiap pemohon juga harus membayar 150 ribu.

Ketika Kepala Desa hendak di konfirmasi tentang program tersebut tidak ada di tempat, kemudian di hubungi via telepon genggamnya beberapa kali tidak di respon, di duga menghindar dari awak media.

Baca Juga: Potensi Penyalahgunaan Foto di FaceApp, Ini Masalahnya

Program kegiatan pensertipiketan ini telah diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB)tiga menteri diantaranya Kementerian ATR/ BPN, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa ” Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ,untuk biaya program PTSL Bagian Jawa dan Bali sebesar 150 ribu. Program yang menjadi unggulan Pemerintah saat ini, tentang sertifikat gratis di duga menjadi kesempatan oknum oleh beerapa orang demi keuntungan. (tp)

Baca Juga: Tak Semua Pengangguran Dapat Kartu Pra Kerja, Begini Konsepnya

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.