Membuka Tirai Kebenaran

Puluhan Pendemo Tolak Keberadaan KAMI Di Bumi Rembang

2 min read

LINTASINDONEWS.com, REMBANG 
 – Puluhan pendemo yang mengaku dari Aliansi Pemuda Rembang Peduli Indonesia ( APRPI ), pagi tadi menggelar aksi demo diarea Alun-Alun kota Rembang Rabu 8 Sept 2020. Mereka menentang keras gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang sempat dideklarasikan di Jakarta, Bandung, Semarang dan beberapa daerah lain.

Jangan sampai keberadaan KAMI melakukan gerakan serupa diKabupaten Rembang.
Sunarto salah satu koordinator aksi, mengatakan Indonesia belum perlu diselamatkan. Menurutnya, persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia tetap terjaga. Selain itu, masyarakat juga masih bisa beraktivitas. Kalaupun saat ini terjadi pandemi Covid-19, adalah wabah dunia yang harus diatasi bersama-sama dan jangan menjadi alasan untuk menjatuhkan pemerintahan Presiden Joko Widodo yang sah.

“Kita sadar pandemi Covid-19 membuat banyak kegiatan tidak berjalan. Tapi ini adalah wabah dunia, jangalah wabah untuk menjatuhkan pemerintahan. Kita merasa terusik, manakala muncul kata-kata Indonesia perlu diselamatkan. Kami sebagai pemuda ikut terpanggil, “ tandasnya.

Sunarto yang juga Ketua LSM Tajam Rembang mengaku sempat menerima informasi seorang tokoh dari Kabupaten Rembang akan menghadiri deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Solo. Maka dengan pihaknya turun ke Alun-Alun Rembang, sebagai upaya untuk menangkal gerakan KAMI masuk Kabupaten Rembang.

Dalam aksi tersebut, Aliansi Pemuda Rembang Peduli Indonesia menyuarakan pernyataan sikap :
1. Indonesia pada saat ini dalam keadaan kondusif, pemerintahan berjalan dengan baik dan Pancasila tetap kokoh sebagai Dasar Negara
2. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo telah dan sedang melakukan upaya upaya meningkatkan perekonomian negara di tengah pandemi covid-19 dan tantangan lainnya, sehingga apa yang menjadi tuntutan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) tidak berdasar dan tidak jelas.
3. Rembang khususnya merupakan kabupaten dengan mayoritas masyarakatnya santri dan agamis dengan suasana aman tentram menjunjung tinggi Ideologi Pancasila
4. Aliansi Pemuda Rembang Peduli Indonesia tidak menginginkan hadirnya gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di kabupaten rembang yang bisa mengganggu kondusifitas kabupaten rembang menyambut pilkada 2020

Aksi yang damai berjalan sekitar dua jam itu di jaga oleh aparat kepolisian resort Rembang .Setelah melakukan aksi Aliansi Pemuda Rembang Peduli Indonesia ( APRPI ) Rembang membubarkan diri dengan tertip. ( Insan )

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.