Membuka Tirai Kebenaran

Purwito Kades Ahuhu, Semangatnya Luar Biasa Dari Infrastruktur Hingga Pengadaan Bibit Kelapa

2 min read
Purwito dan istri saat pose bersama

LintasIndoNews.com | Konawe —Pemerintah Desa Ahuhu Kecamatan Meluhu siap menyuksekan program padat karya tunai. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Desa Ahuhu purwito saat ditemui Wartawan LintasIndoNews.com di kediamanya, Selasa (7/5/2019).

Warga dan pengadaan bibit kelapa

Purwito mengatakan, untuk dana desa tahun 2019 tahap pertama telah cair sebesar 20 persen atau dana tersebut telah direalisasikan untuk pembangunan saluran drainase di dusun 1 dan 4.

Pembangunan drainase

“Dalam pembangunan tersebut tentunya melibatkan masyarakat setempat (swakelola) sesuai dengan acuan yang ada,” tukas Purwito.

Dia melanjutkan, dalam sistem padat karya, masyarakat setempat dilibatkan dalam pembangunan proyek sesuai dengan kebutuhan mereka, dengan demikian pembangunan sarana dan prasarana dengan sistem proyek padat karya merupakan solusi terbaik untuk memberdayakan masyarakat.

Dirinya menilai program padat karya tunai sangat baik manfaatnya karena mampu meningkatkan perekonomian masyarakat itu sendiri.

“Ya tujuan padat karya memang bagus diantaranya  untuk membantu perekonomian masyarakat kurang mampu dengan cara mengurangi angka pengangguran,” ujarnya.

Masih kata Purwito dalam penjelasannya, tujuan pemerintah menyalurkan dana desa akan berdampak positif terhadap pemberdayaan masyarakat.

“Pada program ini dapat menambah daya beli masyarakat desa. Program ini dapat mengatasi kemiskinan dengan lebih cepat, selain juga dapat memperbaiki permasalahan sosial terkait kehidupan masyarakat Desa,” paparnya.

Menurut Purwito Padat karya ini salah satu langkah strategis untuk memberdayakan masyarakat dengan konsep oleh, dari, dan untuk masyarakat. Sistem ini juga menunjukkan pentingnya kebersamaan dalam pembangunan.

Kepala desa yang memiliki semangat juang yang tinggi ini, selalu mendukung program padat karya tunai yang disiapkan pemerintah. Program ini dapat menambah daya beli masyarakat desa yang umumnya kelompok miskin. Program ini dapat mengatasi kemiskinan dengan lebih cepat, selain juga dapat memperbaiki permasalahan sosial terkait kehidupan masyarakat desa.

“Tak hanya itu, program ini diharapkan akan efektif mendorong konsumsi masyarakat, terutama keIompok bawah. Dampak program ini akan terlihat pada pertama tahun 2019, diharapkan lebih baik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tahun 2019 pertumbuhan pada tahun 2019 lebih tinggi dari target tahun kemarin,” terangnya.

Dalam informasi yang di himpun media ini, untuk tahun anggaran 2018 pekerjaan Drinase dengan panjang 1250 meter dalamnya 60,lebar bawah 40, tebalnya 20 degan total anggaran 451.518.700,deker plat 2 unit total anggaran 32.269.300, penyertaan Modal Bumdes 50.000.000,selanjutnya program pemberdayaan masyarakat pengadaan bibit kelapa, jumlah bibit 830.buah.,di bagi 247 kepala keluarga, yang mana masyarakatnya menerima 5 bibit per/KK, ada juga yang 4.

Selanjutnya pembangunan Drainase Desa Ahuhu volume 1.504 meter Anggaran Rp 564.773.000 Sumber Dana Desa (DD)APBN tahun anggaran 2019 Pelaksana (PPKD). (Edison)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.