Sab. Des 14th, 2019

Membuka Tirai Kebenaran

Rapat Kordinasi APTI DPD Jawa Tengah

1 min read

Rapat Kordinasi APTI DPD Jawa Tengah, Minggu (17/11).

LINTASINDONEWS.com, BOYOLALI – Bertempat di RM Semar Resto Boyolali Jawa Tengah, Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) DPD Jawa Tengah pada Minggu (17/11/19) menggelar rapat kordinasi.

Dalam rapat yang dihadiri oleh pengurus APTI DPD Jawa Tengah membahas banyak agenda, diantaranya penyikapan terkait isu pertembakauan hari ini.

Sekretaris Jendral APTI Jawa Tengah, Syukur Fahruddin menjelaskan, Komoditas tembakau memang serba dilematis.

“Di satu sisi, pemasukan yang diterima negara dari cukai rokok yang bahan baku utamanya tembakau sangat besar, akan tetapi disisi lain tekanan dari industri farmasi terkait kesehatan juga luar biasa besarnya, ” Jelasnya.

Lebih lanjut, Syukur menyatakan rencana pemerintah untuk menaikkan cukai rokok rata-rata 21,56 persen dan harga jual eceran (HJE) rokok rata-rata 35 persen membuat petani tembakau menjerit.

“Saat ini penyerapan industri rokok terhadap hasil panen tembakau sudah anjlok, sekarang kenaikan belum berlaku saja, permintaan tembakau sudah turun”, kata syukur.

Sementara itu, Sekretaris Jendral APTI Pusat, Wening Swasono menuturkan, petani berharap pemerintah mau menurunkan besaran kenaikan cukai rokok. Dengan demikian, dampaknya tidak terlalu besar terhadap penghasilan petani, atau boleh naik namun tidak sebesar yang telah ditetapkan.

“Pabrik tidak berani ambil banyak, karena mereka takut konsumsi rokok akan turun saat cukai baru berlaku,” katanya.

Terkait kenaikan cukai yg dilakukan pemerintah merupakan kebijakan yang blunder.

“Pasalnya pemerintah hendak meningkatkan pendapatan negara melalui cukai, tapi tidak melihat kekuatan daya beli masyarakat. Daya beli masyarakat yg rendah bisa memicu lahirnya perlawanan atas kebijakan kenaikan cukai tersebut,” Imbuhnya.

Reporter: Ian 

Share this:

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

LintasIndoNews Social

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Copyright © LintasIndoNews.com | by Media Group AWPI.